Selasa, 22 Februari 2011

Ambergo Film Import

HarI Jum'at lalu rame masalah naiknya bea masuk film import yang mengharuskan pihak dari MPA (Motion Pictures of America) memboikot film-filmnya untuk masuk Indonesia. Jadi untuk SEMENTARA ini tidak ada film import baru yang diputar dibioskop dan katanya film-film import yang saat ini sedang beredar, bisa saja ditarik sewaktu-waktu oleh pihak MPA. Untuk posting ini gue hanya beropini. Karena info yang gue dapet juga kurang sempurna, karena memang gue yang lagi sibuk yang tidak terlalu fokus mencari tahu. So... Ini berdasarkan pengamatan gue dan beberapa poin penting saja yang gue bisa ambil.


Jika pemerintah ataupun Anda pikir keputusan ini akan bedampak baik bagi perindustrian film nasional, itu SALAH BESAR. Kenapa? Karena memang pasar penonton Indonesia terbesar mereka memilih film barat dibandingkan dengan film nasional. Apalagi memang ada beberapa film nasional yang mutunya tidak bagus. Mungkin jika didaerah pasar untuk film nasional itu cukup bagus. Dan memang kelas untuk film nasional itu kebanyakan "C" "D". Sedangkan pasar film barat itu sebagian besar dari kelas "A" "B". Hal ini justru akan memperparah keadaan perindustrian film dalam negeri sendiri. Karena tidak ada lagi bahan perbandingan untuk film nasional.
Untuk kuantitas, film dalam negeri baru sanggup memproduksi film kurang dari 100 per tahun. Sedangkan film barat bisa masuk 500judul pertahun.


Memproduksi sebuah film itu tidak murah dan sudah banyak potongan pajak, baik yang masuk ke Pendapatan Daerah ataupun masuk ke Kas Negara. Mulai dari pph, pph artis, ppn, pajak tontonan dan pajak royalti. Yaa,,,, kurang lebih begitu. Jadi,,, menurut saya memang benar, industri film Indonesia dibunuh sama pemerintahnya sendiri.

Bukan solusi yang tepat jika menaikkan pajak bea masuk bagi film import, melainkan menghapus pajak yang tidak jelas itu untuk industri film dalam negeri.

Mungkin jika potongan pajak yang banyak itu jelas hasil dan manfaatnya, tentu kita tidak akan keberatan seperti ini.


Marilah perbaiki moral bangsa ini, dengan terlebih dahulu menperbaiki moral diri sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar