Rabu, 30 Maret 2011

Film "Tebus"

Nah... Baru sekarang gue tulis nih review film. Kan semalem udah premier di Planet Hollywood. Gapapa nonton dua kali. Demi temen senang dah ;P

Film ini bercerita tentang pembalasan dendam antara keluarga Roni Danuatmadja dan keluarga asisten rumahnya. Seperti tagline difilm ini "Hutang Nyawa Dibayar Nyawa". Roni membalas dendam atas kematian putra sulungnya, Alarik Danuatmadja, pewarin kerajaan bisnis Danuatmadja, karena over dosis narkoba. Roni menjadikan Joko sebagai kambing hitam atas kejadian ini karena dia tidak mau nama Danuatmadja rusak. Karena itu, Joko dihukum mati.

Kejadian itu juga 'membunuh' keluarga Joko satu persatu. Sulis mati bunuh diri karena diperkosa sang majikan, Ibunya Joko meninggal karena depresi. Sementara adik bungsu Joko, dibantu teman-teman Joko dikampung untuk membalas dendam. Menghabisi nyawa keluarga Danuatmadja.

Over all, I love this movie. Walaupun pas nonton tetap "aw! Aw!" Ngilu, Man! Scoringnya bagus. Gue suka cara Pak Yusuf (sang sutradara) ambil anggel gambar. Alur cerita yang maju mundur dikemas dengan rapi jadi ga bikin pusing. Adegan favorit gue adalah saat Ludmila (Sheila Joseph) tertembah oleh bapaknya sendiri. Ciamik begitu bunyi "Dor!" Badan Sheila ditarik, jadi seakan melayang. Its cool!! Anyway, gue suka lagu pas adegan perjalanan keluarga Danuatmadja ke villa mereka. Sounds like U2 or Temper Trap :D.

Sayang, gue ga foto-foto semalem. Padahal gue lagi cantik gitu.. Ahahaha!!! Abis males sih moto pake bb. Nanti deh kalo punya DSLR atau GO PRO, ( I wish!!) Baru rajin jemprat-jepret.
Padahal semalem banyak ketemu temen. Agung Saga, Mas Alam (ini mah pasti), Emil, Tody, Ayah Zein, keluarga Nizam dan ofkors si produser narsis Harris Nizam (dese rambutnya lagi oke semalem). Dan banyak lagi dah.


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tidak ada komentar:

Posting Komentar