Rabu, 27 Juni 2012

Brainwave

Well, gue lagi tertarik sama 'Kekuatan Otak' atau mungkin lebih tepatnya Kekuatan Pikiran kali yaaa... Dan "The Secret" telah memberikan gue inspirasi untuk belajar hal-hal yang belum gue ketahui. Lebih menstimulasi otak gue untuk berfikir mengenai ide-ide. Kali ini gue mau bahas tentang Brainwave. Bahasa Indonesianya Gelombang Otak.

Pertama gue mau menjelaskan dulu tentang frequency otak manusia. Otak kita memiliki 4 frequensi. Lets Check it out!

1. Beta (14 Hz - 100 Hz)
Ini adalah frequensi dimana kita sadar 100%. Otak kiri lebih aktif

2. Alpha (8 Hz- 13,9 Hz)
Frequnesi dimana kita sedang keadaan sangat rileks. Saat tidur, meditasi, atau berdo'a. Otak kanan lebih aktif bekerja.

3. Theta (4 Hz- 7,9 Hz)
Frequensi saat kita tidur dan bermimpi. Imajinasi bermain disini

4. Delta (0,1 Hz - 3,9 Hz)
Frequensi saat kita tidur tanpa bermimpi.


Oke, Sekarang kita lanjut mengenai terapi Brainwave. Ada alat bantu (menurut gue ini alat bantu), berbentuk music. Dimana music itu diciptakan untuk membuat kita merasa rileks. Berarti mengarahkan kita pada frequency Alpha. Karena dalam frequensi Alpha, kita memasuki alam bawah sadar. Ini lah yang digunakan pakar psikologi untuk memberikan sugesti.

Terapi ini banyak macamnya. Untuk jelasnya bisa lihat disini . Sebut saja ada, Attaract Love, Attract Wealth, menumbuhkan kreatifitas, untuk yang mempunyai ganguan insomia. dan masih banyka lagi. Intinya terapi music ini untuk mengatasi segala permasalahan.

Tapi, disini gue mau mengutarakan pendapat gue pribadi. Music tersebut HANYA SEBAGAI ALAT BANTU. Karena kita pun bisa berada di frequency Alpha, itu tergantung kita sendiri untuk membuat perasaan nyaman dan rileks. Memang tidak semua orang dengan mudah untuk berkonsentrasi sehingga saat dia ada di frequensi Alpha, dia tidak benar-benar rileks dan menvisualisasikan apa yang ada dipikirannya.

Seperti astral projection. Setiap orang memang bisa melakukan Astral Projection atau Out of Body Experinece. Tapi ada beberapa orang yang memang menerima 'gift' untuk OBE. Kita yang orang awam , tentu harus menjalani latihan terlebih dahulu.

Terapi brainwave ini memang tidak mutlak untuk mengatasi segala problema kita. Kembalikan lagi kepada Tuhan, kepada Alam Semesta. Karena disanalah sumber segala kekuatan.

Be posotive thinking! :)

Selasa, 26 Juni 2012

Home

Home. Rumah. Kali ini Saya akan membahas konotasi dari 'Rumah'.

Rumah, bukan hanya tempat tinggal. Apa definisi rumah itu? Tempat kita kembali, beristirahat, menikmati suasana setelah seharian berkelana.

Rumah. Home. Would you be my home? Somebody who will take care of me. Somebody who can make me feel relax, save and comfort.

Who is my 'Home'? To that person I will go home. Find a peacefulness. Get a warm hug and sweet kiss.

So, would you be my Home, darling?


Sent from BlackBerry® on 3

Rabu, 20 Juni 2012

Why Men Marry Bithces?





Yup, ini teori yang selalu Saya agung-agungkan, hueuehehehehe.....!!! Bahkan pernyataan Saya tuk menjadi 'Bitch' dibenarkan oleh Sherry Argov.

Buku ini kayaknya memang tepat buat yang lagi 'Ngebet Kawin'. Atau sangat disarankan untuk para wanita untuk menjaga kehangatan rumah tangganya. Untuk para single lady yang sedang mencari Mr. Right, disarankan membaca buku ini dulu.

Sudah ga jamannya lagi menjadi cewek penurut, sampai-sampai ga sadar kalau harga diri terinjak oleh kaum adam :D. Karena memang sudah berbeda jamannya. Jaman Urban kerennya. Buku ini wajib baca deh pokoknya.

Gimana caranya kalau dia yang mengajak kamu menikah, bukan kamu yang ajak dia menikah. Gimana caranya bikin 'greget' si dia, supaya dia makin penasaran dan ga bisa lepas dari kamu.
Gimana caranya untuk tetap mahal dan elegan.

Karena pria bukan menikahi wanita yang cantik, seksi, pandai memasak. Tapi mereka akan menikahi wanita yang MENARIK.

Jumat, 15 Juni 2012

The Secret : Law Of Attraction

Saya mau berterima kasih dulu kepada teman Saya, Andez, yang sudah merekomendasikan Buku The Secret karangan Rhonda Byorne. Berikut Saya mencoba intisarikan apa yang Saya tangkap dari The Secret ini.

Pada 10 halaman pertama, jujur Saya memberi waktu rehat sejenak untuk memahami kata demi kata. Saya takut menjadi gila. Karena buku ini memang semacam 'brainwash', kearah yang lebih baik tentunya. Kenapa Saya takut gila? Karena Saya merasa mindset yang telah Saya ciptakan selama 22tahun ini sudah benar. Jika terlalu banyak pemahaman lagi, Saya takut jiwa Saya akan terguncang. Dalam waktu rehat itu, Saya membandingkan "The Secret" dengan beberapa buku sejenis. Seperti, Rahasia Otak Kanan dan 7 Keajaiban Sedekah oleh Ippho, Beberapa penjelasan oleh Ust. Yusuf Mansyur tentang Sedekah, Keimanan, dan cara mengatasi masalah dengan meminta pada-Nya. Karena Saya muslim, Saya gali lagi beberapa ayat Al-Qur'an. Dan juga Saya pelajari beberapa ayat dari Al-Kitab.
Setelah Saya tenang dan menemukan benang merahnya, baru Saya lanjutkan membaca buku 'The Secret' sampai selesai. Dan, Subhanallah, I feel more more better. I say so many thanks to Rhonda B, you are so brilliant.

Berikut rangkuman yang Saya buat dari "The Secret":


Segala sesuatu yang pada saat ini Mengelilingi Anda, termasuk hal-hal yang Anda keluhkan adalah sesuatu yang Anda tarik sendiri kedalam hidup Anda.
Ada 3 langkah untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan, yaitu meminta (berdo'a), percaya (yakin akan terkabul) dan menerima (hasil akhir yang Anda inginkan). Dan satu lagi, just let it flow.
Harapan adalah daya tarik yang sangat kuat karena harapan menarik segalanya kepada Anda.
Harapkan sesuatu yang Anda inginkan, jangan mengharapkan (memikirkan) sesuatu yang tidak Anda inginkan.
Syukur adalah jalan mutlak untuk mendatangkan lebih banyak kebaikan dalam hidup Anda.
Banyak orang yang menjalani hidup dengan benar, tetapi tetap miskin karena kurang bersyukur.
Bersukur setiap hari adalah cara untuk mendapatkan kekayaan.
Imajinasi adalah segalanya. Imajinasi adalah gambar pendahulu dari peristiwa hidup yang menjelang.
Putuskan apa yang Anda inginkan dan yakini diri Anda bisa memilikinya.
Kegembiraan dalam diri kita terletak dalam diri kita sendiri. Orang lain, termasuk sahabat, keluarga dan pasangan, mereka sekedar memiliki kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dengan kita.
Kekuatan syukur untuk menyembuhkan, kekuatan iman untuk menerima, kekuatan tawa dan kegembiraan untuk melenyapkan kesusahan.
Kebahagiaan didalam diri adalah bahan bakar untuk sukses.
Lakukanlah hal yang membuat Anda merasa gembira tanpa tekanan.

Berikut penjelasan dari Saya.

Didunia ini segala sesuatunya tidak harus melulu tentang logika. Mengapa? Karena kita memiliki otak kanan yang membuat kita berpikir lebih simple dan yakin akan kekuatan. Jangan terlalu memikirkan rintangan, ketakutan, tapi fokus kan pikiran pada hasil akhir yang kita inginkan.

Berhubung Rhonda adalah Yahudi, dia menggunakan kata Semesta sebagai pengabul keinginan. Tetapi karena Saya muslim, Saya mengganti kata Semesta dengan Allah (Tuhan).
Menurut Saya seorang Atheis pun memiliki Iman. Karena Iman sendiri memiliki arti PERCAYA. Yang dapat kita petik dari "The Secret" adalah kita harus mencontoh para Atheis tentang kepercayaan mereka kepada keajaiban. Kita yang memiliki Tuhan, harusnya lebih meng-imani keajaiban yang Tuhan berikan untuk kita. Karena ada ayat dalam Al-Qur'an. "Aku tergantung prasangka umat-Ku" . Maksudnya adalah menganjurkan kita untuk berpikir secara positive untuk mendapatkan hal yang positive pula.

"The Secret" juga menjelaskan. Semakin banyak kamu memberi, maka semakin banyak pula kamu menerima. Bahwasanya, sedekah itu (beramal) tidak akan membuat miskin, tapi justru rezeki akan bertambah dan bertambah.

Saya muslim dan Saya berpendapat bahwa sholat, dzikir, puasa adalah meditasi dan cara Saya berdialog dengan Tuhan. Merasakan energy alam memasuki jiwa.


Dan buku "The Secret" ini justru menambah iman dan menguatkan jiwa Saya.

So, Let's spread a positive energy, be faith. Because impossible is nothing
Sent from BlackBerry® on 3


Rabu, 13 Juni 2012

Reading Room Kemang

Akhirnya setelah beberapa bulan buka, Saya sempat juga mendatangi tempat ini. Padahal kalau dari kost-an gue cuma koprol 2x sama ngesot 5x. Tempat yang sedang hits di bilangan Kemang, yang terkenal sebagai tempal nongkrong orang-orang film. Well bukan bermaksud meng-intimidasi sich :D.

Semalam gue datang ke cafe milik Richard Oh ini dalam rangka screening film Andri Cung, Edward Gunawan dan William Chandra yang tergabung di Add Word Production. Tapi sayangnya gue ga bisa menyaksikan akting teman gue Emil Kusumo karena it was really crowded. Ketemu beberapa teman juga, seperti Tiara Widjanarko, Joko Anwar, Billy Christian dan Fandi Rachman.

Well, mungkin karena terlalu penuh sesak, gue tidak bisa mendeskripsikan keadaan semalam. Tapi i love the concept of this place. Sesuai namanya "Reading Book" tempat ini juga menyediakan banyak buku yang tersusun dirak-rak yang mengisi kedua lantainya. Lantai dasar untuk non smooking room, lantai atas untuk smooking room. Lain waktu gue harus kesini lagi (pastinya secara deket banget) untuk mencoba menikmati suasana cafe yang sesungguhnya.

Reading Room juga menyediakan screening room, tapi sayang sekali terlalu kecil. Untuk makanan mereka menyediakan diantaranya roti bakar dan french fries. Untuk minuman selain ice tea, jus, kopi, ada juga minuman ber-achohol. Range harga start from Rp 15.000,00.