Senin, 28 Januari 2013

Grass





Ada pepatah dari Bapak Quraish Shihab, Jangan silau sama rumput tetangga yang katanya dan terlihat lebih hijau. Memang terkadang kita silau akan milik orang lain. Terkadang kita suka berpikir. "If I Were You... I were...." bla bla bla... Kita terkadang selalu membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain yang kelihatannya lebih enak daripada hidup kita sendiri.

Faktanya, apa yang kita miliki saat ini adalah apa yang kita perlukan. Kalau kita punya keinginan tapi belum terpenuhi, artinya kita belum butuh itu. I always faith, impossible is nothing.
Mari kita bandingkan sebagai contoh.

Si A, gajinya 30 juta perbulan. Tapi dia selalu kerumah sakit setiap bulannya, belum harus bayar cicilian rumahnya yang pasti cukup besar. Gajinya habis deh.

Si B, gajinya cuma 3jt.Tapi dia jarang sakit, makanya dia bisa nabung walau sedikit. Dia ga kelilit hutang, kemana-mana naik angkot.

Well, paham kan? Setiap orang itu ada porsinya. Ga seratus persen hidup orang itu nikmat terus.

Si A memang gajinya besar, tapi apalah arti uang banyak jika dia sakit
Si B kemana-mana naik angkot, kepanasan kehujanan keringetan, tapi karena dia sehat, dia bisa bekerja lebih giat.

Contohnya, gue. Gue kepengen banget punya mobil, apartement, sukses. Tapi gue berpikir positif aja, kenapa sih kerja sekian lama gue belum bisa beli mobil? Memang gue belum butuh, oo ternyata gue belum sanggup untuk beli bensin dan perawatannya karena uang gue baru bisa bayar cicilannya. Gue kan bisa pake angkot dulu atau pake taksi dulu.

Jadi, syukuri aja apa yang kita punya hari ini. Setiap orang pasti mau punya keinginan yang lebih baik. Kuncinya, tetap usaha dan jangan terlalu nafsu, Nikmati saja prosesnya. Pasti suatu hari kesempatan itu akan datang. Percaya, setiap ada kemauan pasti akan terwujud.

Happy Monday :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar