Minggu, 23 Juni 2013

Ketika Tidak Ada Yang Sempurna

Satu lagi seorang teman dekat yang harus berpisah dengan istrinya. Tak lain dan tak bukan karena masalah prinsip. Padahal mereka sudah 15 tahun bersama. Siapa dan apa sih sebenarnya prinsip itu? Selalu saja dia disalahkan saat ada perpisahan.

Mungkin dulu atau saat ini, banyak orang yang berpikir mereka mencari yang sempurna. Tapi kenyataannya yang sempurna itu tidak pernah ada, kalaupun ada susah dan jarang sekali mendapatkannya. Manusia mempunyai hati dan pikiran. Kenapa banyak orang tidak menggunakannya dengan bijak?

Ada yang bilang, perempuan itu harus nurut sama laki. Tapi pada kenyataannya laki-laki menginginkan sikap yang tegas dari seorang wanita, karena dibilang tak berprinsip jika selalu menuruti kata laki-laki. Serba salah bukan?

Ada yang bilang, perempuan itu harus mandiri, pada pada kenyataannya banyak pria yang merasa diabaikan karena wanita tak butuh pria. Salah lagi...

Jadi apa sih maunya?

Saya pikir, karena kebiasaan masyarakat disini itu yang care tapi beda tipis sama kepo, jadi kita terkadang ikut terombang-ambing karena mencoba mengikuti saran mereka yang belum tentu memberikan saran yang bijaksana.

Jadi gimana? Take a look again. Yang sempurna itu tidak ada, kenapa kita tidak berbesar hari menerima ketidak sempurnaan. Sempurna yang dimaksud disini adalah secara emotional dan sikap. Tidak ada orang yang benar-benar baik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar