Minggu, 27 Maret 2016

Kedai Kopi Worth To Try (Start from Rp 15.000,-)



Trend minum kopi semakin menjamur. Hal ini ditandai makin banyaknya kedai kopi baru bahkan ditempat yang agak mojok. Kopi selalu dicari oleh berbagai kalangan. Saya sendiri baru menjadi 'mualaf kopi' kira-kira tahun 2014. Waktu itu Saya nonton film dokumenter "Aroma of Heaven". Setelah nonton tiba-tiba ingin mencoba berbagai macam kopi, terutama kopi hitam. Tapi sayang, Saya ga ada bakat jadi komentator kopi. Sebenarnya dulu waktu kecil Saya sudah suka kopi hitam. Terkadang Saya suka menghabiskan kopinya papa yang tinggal setengah gelas. Saya ga terlalu paham cara membuat kopi yang sophisticated. Makanya Saya selalu minum kopi tubruk. Karena bagi Saya kopi tubruk itu klasik. Kalau sedang bosan minum kopi hitam, kopi susu sudah cukup sebagai variasi menu.

Disini Saya mau berbagi tempat ngopi yang perlu dicoba. Selain karena harganya, lokasinya yang tak biasa dapat dijadikan pengalaman baru. Berikut kedai kopi langganan Saya.

1. Corelli, Blok M Square basement




Kegiatan Saya jika bertandang ke Blok M square adalah untuk nonton film, beli buku bekas lalu ngopi. Corelli ini tepatnya berada didekat kios-kios yang jual vinyl atau cd musik bekas. Setiap ke Blok M Square, Saya pasti sempatkan kesini. Harga menunya sangat murah-murah. Untuk kopi hitam panas harganya Rp 13.000,-. Corelli juga menjual snack sebagai teman minum kopi. Tapi Saya belum pernah coba. Karena donat kampung keliling lebih menggoda. Dan enaknya, mereka memperbolehkan membawa makanan dari luar. Corelli juga menjual perlengkapan kedai kopi. Seperti biji kopi, gelas-gelas plastik dan sirup untuk membuat minuman.

2. Kopi Es Tak Kie




Kopi Es Tak Kie berada di daerah Glodok, Petak Sembilan, Gang Gloria. Kawasan ini dikenal sebagai kampung Cina. Disini terkenal dengan es kopinya. Harganya hanya Rp 12.000,-. Waktu Saya kesini, Saya juga mencoba sop bulus (seperti kura-kura). Disini makanannya memang agak hardcore. Minum kopi disini terasa seperti diset film Cina. Karena suasananya agak berbeda dengan kedai kopi di Jakarta pada umumnya. Para engkoh-engkoh dan enci datang dengan pakaian santai. Mereka ngopi sambil baca koran berbahasa Cina atau sambil main catur. Biasanya kan kalau ngopi di mall kita melihat orang-orang bergaya necis. 

3. Kedai Filosofi Kopi




Pasti kalian tau dong film/cerpen Filosofi Kopi? Kedai ini punya 2 cabang yaitu di Blok M dan Bintaro. Waktu Saya ke cabang Blok M, suasana sangat ramai. Mungkin karena weekend juga. Jadinya Saya ga sempat foto-foto padahal tempatnya lumayan instagramgenic. Saat itu Saya hanya minum kopi 20 menit, lalu pulang. Karena kasihan yang belum kebagian tempat duduk, mereka jadi ga enjoy ngopi. Harga kopi tubruk disini Rp 22.000,-. Untuk minumannya mereka menjual aneka ragam variasi kopi modern, mulai dari latte sampai red velvet kopi dengan range harga Rp 20.000,- sampai Rp 35.000,-. Harga yang tergolong murah dibandingkan kedai kopi di Jakarta pada umumnya.

4. Kopi Kamu




Kopi Kamu ini ada di Jl. Ampera, seberang Medco Ampera. Kopi Kamu punya 2 cabang lain, yaitu di Jl. Majapahit, Jakarta dan di Bandung. Harga minuman disini mulai dari Rp 25.000,- sampai Rp 35.000,-. Selain kopi, Kopi Kamu juga punya menu jus. Kopi hitam disini rasanya strong dan acidnya terasa sekali. Kalau Saya lebih suka kopi yang manis

5. Victoria Cafe




Kopi di Victoria Cafe is my favorite coffee in the town. Walau harganya paling mahal dibanding kedai kopi diatas. Kopi hitam mereka adalah kopi Toraja. Harganya Rp 40.000,-. Victoria Cafe memang kedai kopi untuk kalangan menengah keatas. Frappucino-nya pun layak dicoba. Rasanya lebih enak dari kopi berlambang mermaid itu.

Mungkin kalau membahas kedai kopi yang layak dicoba ga akan ada habisnya. Karena setiap tempat pastinya akan meninggalkan kesan yang berbeda-beda. Selamat berburu kedai kopi ;)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar