Senin, 13 Juni 2016

Its Ok To Have A Standard






Belakangan waktu Saya berpikir tentang perkembangan karir Saya. Mimpi Saya adalah menjadi salah satu orang yang berhasil dalam pencapaian karirnya. Saya ingin suatu hari bisa sejajar dengan Sofia Copolla, Amal Clooney dan wanita hebat lainnya. Saya mengevaluasi apa yang sudah Saya lakukan dan mengubah strategi untuk mendapatkan mimpi Saya. Beruntung Saya dikelilingi teman-teman yang duduk pada jajaran executive sehingga Saya bisa mendapatkan advice yang tepat sasaran.


Jadi Saya ingin berkarir di posisi management atau executive yang sesuai dengan background dan pengalaman Saya. Jika ingin melakukan sesuatu yang besar, Saya harus kerja bersama orang-orang bervisi sama dan dalam sistem yang benar. I set my standard already. Seperti yang kita tahu, bekerja di industri kreatif sistemnya masih belum sebaik jika kita bekerja di coorporate. Untungnya mulai banyak yang sadar akan pentingnya sistem agar pihak-pihak merasa lebih nyaman dalam melakukan kewajibannya.

Saya sempat menolak sebuah job karena merasa bayarannya tidak sepadan dengan pengalaman Saya dan Saya tidak melihat adanya perkembangan karir. Saya langsung dibilang sombong. Hehehe.... Well, to be honest, I work for living, bukan hanya sekedar untuk eksistensi. Saya memenuhi kebutuhan hidup sendiri. Mulai dari bayar kontrakan, beli, sabun, makan hari-hari sampai berinvestasi untuk kehidupan Saya dikemudian hari. Saya punya standard berapa yang pantas Saya terima. Apa salah jika Saya menciptakan standard?


Setiap orang perlu membuat standardnya masing-masing. Karena itu adalah salah satu bentuk penghargaan untuk diri sendiri. Jangan buang waktu hanya karena kita merasa ga enakkan. Kita harus bikin diri kita berdaya dulu sebelum bisa membantu orang lain. Dengan menetapkan standard, kita tahu apa yang kita inginkan dan itu akan membuat kita lebih fokus untuk mendapatkan mimpi atau target. Personal standard ini adalah sebuah nilai ukur apa yang bisa kita terima dan yang tidak bisa kita terima.

Dan sebelum menetapkan standard, sebaiknya kita terus mengasah diri agar menjadi lebih baik setiap waktunya. Buat orang diluar sana melihat kualitas diri kamu. Kamu bukan hanya menuntut dipenuhi standardnya tapi apa yang bisa kamu berikan. Setiap orang sukses, mereka pasti memiliki standard yang harus dipenuhi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar