Sunday, June 3, 2018

6 Cara Agar THR Digunakan Dengan Maksimal

Photo by Artem Bali from Pexels
Photo by Artem Bali from Pexels

Minggu ini adalah minggu terakhir untuk karyawan kantoran untuk bekerja. Minggu ini juga yang ditunggu-tunggu semua orang akhirnya datang apalagi kalau bukan THR.
THR ini buat sebagian besar orang jelas menggembirakan. Tapi ga berlaku buat yang punya usaha, apalagi kalau karyawannya banyak. Jadi gimana, gaes? Masih punya cita-cita jadi entrepreneur kan? Hahahaha. Kalau Saya sih belum kuat. Biar bosque saja dulu yang menjalani.

Baca: Jadi Wirausaha Itu Tidak Mudah

Tradisi di bulan puasa dan hari raya selalu membuat pengeluaran jauh lebih besar dari bulan-bulan lainnya. Hal ini ga hanya berlaku untuk yang muslim. Non muslim pun merasakan dampaknya. Warung makan banyak yang tutup saat siang hari, menjelang lebaran dan sepanjang libur lebaran, bikin kita mau ga mau sering makan di restoran. Mungkin bagi kalian yang sehari-harinya terbiasa beli makan dari resto ga akan terlalu berasa ya. Jujur, Saya sih ga sanggup kalo keseringan makan pake menu resto. #kizmin. Belum lagi harus siapin dana buat mudik. Bisa-bisa THR yang dinanti-nanti cuma numpang lewat. Ya iya sih yang namanya pendapatan memang digunakan untuk membiayai kebutuhan. Nah, Saya mau kasih tips supaya THR mu penggunaannya lebih maksimal.

1. Bayar Hutang

Hidup dengan hutang ga ada enak-enaknya. Ngutang ke bank, bunganya aduh gile. Ngutang ke teman, lama balikin bikin malu hati. Berhutang itu ga semuanya buruk, kok. Karena ada orang yang terpaksa berhutang karena benar-benar butuh. I've been there. Haha. Nah kalo berhutang cuma buat memenuhi gengsi, itu namanya cari mati.

Hal pertama yang harus dilakukan saat terima THR adalah, bayar hutang-hutang itu. Tahan segala shoplist. Selamatkan dulu harga diri. Ga ada kompromi.

Baca: 5 Tips Bebas Hutang

2. Ditabung atau Investasi

Kalo hidupmu diberkahi dengan tidak ada hutang apapun. Gunakan THR mu untuk menabung. 50% mungkin? Terdengar banyak. Tapi THR kan memang pemasukan tambahan. Ga ada ruginya sesekali menabung lebih banyak dari biasanya. Dirimu akan berterima kasih disuatu hari berkat tindakan ini.

3. Siapkan Untuk Kebutuhan

Kebutuhan ya. Bukan keinginan. Kebutuhan setiap orang beda-beda. Kalo punya kampung, ya siapkan dana untuk mudik dari tiket sampai petty cash untuk jaga-jaga di kampung nanti buat bantu-bantu keluarga merayakan hari raya. Jika ada barang yang perlu diganti, segera beli baru, mumpung ada duitnya. Beli sepatu baru boleh ga? Boleh, kalo sepatumu memang udah harus diganti. Beli baju lebaran? Coba cek, baju lebaran tahun-tahun sebelumnya masih bisa dipakai kan? Lagipula harga baju muslim menjelang hari raya biasanya lebih mahal. Lebih baik kalo mau beli baju lebaran, belinya pas hari-hari biasa.

4. Zakat Fitrah

Jangan sampai terlewat. Karena ini hukumnya wajib. Ada hak orang tak mampu direzekimu.

5. Treat Yourself

Selama ini kita kerja keras bagai kuda, belum lagi tekanan dari atasan atau client yang sering bikin nangis, kita berhak kok untuk menikmati hasil dari jerih payah. Setelah memenuhi semua kewajiban dan kebutuhan, beri sedikit hadiah untuk diri sendiri. Gunakan sisa-sisa uang THR untuk hura-hura sedikit. Kalo sisanya masih banyak, bisa pergi liburan yang agak jauh. Biar nanti semangat lagi saat masuk kerja.


Berapapun besar pendapatanmu jika di manage dengan benar akan memberikan dampak yang maksimal. Ini bukan soal uang cepat habis atau tidak, tapi menggunakannya dengan tepat. Kita kerja cari uang memang untuk memenuhi kebutuhan hidup.


Monday, May 21, 2018

Meghan Markle Pemenang Hati Pangeran Harry, Cantik Saja Tidak Cukup

Meghan Markel

Weekend lalu hampir semua orang terutama kalian para wanita, merasakan begitu antusias menyaksikan momen bersejarah kerajaan Inggris, Royal Wedding. Saya pun akhirnya ikut-ikutan live streaming. Padahal sebelumnya sudah berencana ikut Yoga Gembira di Taman Suropati. Tapi berhubung hujan, ya sudah, sepertinya memang ditakdirkan untuk menjadi salah satu saksi sejarah Royal Wedding. Dan Saya tidak menyesal sama sekali. Hahaha.

Royal Wedding kali ini bukan sekedar bersejarah untuk kehidupan Pangeran Harry dan Meghan Markle. Tapi juga sejarah untuk citra kerajaan Inggris. Untuk pertama kalinya anggota kerajaan menikahi seseorang diluar daerah kekuasaannya, dari Amerika pula. Tak hanya itu, Meghan adalah mix blood Afro-Amerika dan pernah menikah sebelumnya. Betul-betuk profile yang fantastis. Meghan is a real just an ordinary girl.

Meghan dan Harry dipertemukan oleh seorang mak comblang dan mengaturnya untuk kencan buta. Keduanya suprised dan kencan tersebut berakhir indah sampai mengantarkan mereka ke pernikahan. Lalu, seperti biasa, Saya tak bisa membendung hasrat untuk menuliskan sebuah pelajaran berharga untuk para perempuan lajang diluar sana berdasarkan kisah cinta yang seperti dinegeri dongeng. Tentunya setelah menyaksikan Royal Wedding kalian jadi berandai-andai untuk memiliki kisah cinta serupa kan? Ngaku aja deh. Manusiawi kok. Saya aja pengen. Haha.

Meghan memang dikenal sebagai aktris sukses di Hollywood. Dia adalah salah satu pemain di TV Series "Suits". Meghan berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja, tidak seperti Kate Middleton yang memang keluarganya punya bisnis. Ayah Meghan chief lighting alias kang lampu, kalo di film-film, posisinya dibawah DOP / cameraman. Ibunya pekerja sosial dan guru yoga. Mantan suaminya adalah salah satu produser di Hollywood sana.

Meghan bisa meraih sukses berkat hasil jerih payahnya sendiri. Tidak hanya berlakon didepan kamera, Meghan juga aktif untuk kegiatan sosial dan charity. Bahkan dia adalah duta UN Women Empowerment. Meghan tidak hanya cantik, tapi juga berkarakter. Faktor inilah yang membuat lelaki high profile seperti Pangeran Harry jatuh hati. Menjadi pendamping lelaki hebat, tidak cukup bermodalkan wajah cantik dan terkenal. Karena jika hanya kecantikan yang dilihat, tentunya masih banyak wanita yang jauh lebih cantik dan seksi. Contoh lain bisa kita lihat pasangan Clooney. Sebagai aktor papan atas, bukan hal sulit untuk George Clooney menaklukkan wanita cantik. George Clooney memilih Amal karena wanita ini hebat, bukan sekedar cantik.

Clooney


Meghan tahu apa yang dia inginkan dan dia akan bekerja untuk mendapatkannya. Dia fokus mengejar mimpinya untuk aktris sukses. Daripada dia duduk manis sambil sibuk pupuran bedak dan foto selfie menunggu Pangerannya datang, dia lebih memilih untuk tetap aktif dan memberikan kontribusi nyata untuk sosial. Wanita kuat dan bersemangat menjalani hidup akan jauh lebih menarik daripada wanita yang pribadinya lemah. Coba saja lihat disekeliling kita, berapa banyak wanita yang berani dan percaya diri membuat hidupnya berwarna? Banyak dari kaum kita yang memilih diam dan memiliki banyak alasan untuk tidak bergerak. Merasa kurang cantik, merasa kere dan merasa merasa buruk lainnya. Kalau kalian masih bersikap dangkal seperti itu, jangan harap hidup kalian akan berubah menjadi lebih baik.

Sesaat sebelum pernikahannya dimulai, banyak drama muncul dari keluarga Meghan. Keluarga yang seharusnya menjadi orang pertama yang mendukung, tapi mereka justru berusaha untuk menjatuhkannya. Jika Meghan adalah orang yang lemah, dia akan membiarkan orang-orang itu terus merusak hidupnya. Meghan dengan berani mengambil tindakan tegas dan dia hanya mengajak ibunya untuk hadir dihari pentingnya. Bahkan pihak kerajaan pun membelanya. Kerjaan bisa saja dengan mudah membatalkan pernikahan, tapi karena mereka tahu siapa yang benar dan yang salah. Sayapun ikut gregetan dengan sikap keluarga Meghan. Kasus ini pun biasa terjadi di Indonesia, suka ga rela kalau ada saudara yang hidupnya lebih enak. Makanya tak heran banyak perempuan yang dijadikan komoditas agar mereka bisa numpang hidup

Harry & Meghan


Foto diatas seolah berkata, "Biar Abang yang dampingin Eneng walau badai menerjang". Tsaaaah. Memang sudah digariskan, perempuan kuat akan disatukan oleh pria kuat juga.

Ada satu sosok penting di Royal Wedding, yaitu Doria Ragland, ibu kandung dari Meghan. Beliau adalah wanita single parent hebat. Bisa dilihat dari air mukanya. Doria terharu dan bangga akan putrinya. Doria yang hanya orang biasa derajatnya ikut naik berkat Meghan. Sukses tidaknya seorang anak adalah hasil dari didikan ibu. Pangeran Harry pun kagum kepada Doria.

Doria Ragland

Banyak yang bilang kalau Meghan menang banyak karena menikahi Harry. In my opinion, her luck is based on her hard work and she is deserve it. Meghan pun sudah bisa hidup dengan layak tanpa Harry. Meghan rela meninggalkan karirnya untuk fokus mengikuti protokol istana.

Lalu beredar pula foto Meghan saat berusia 15 tahun sedang berpose depan Buckingham. Memang ya, takdir orang tak ada yang tahu. Makanya supaya rejeki bagus, banyak-banyak berpikir positif.



Kalau kalian punya mimpi dapat pasangan seperti Pangeran Harry, yang mau menerima kita seutuhnya, mulai sekarang ubah deh dirimu menjadi lebih pribadi yang kuat dan berkarakter. Secantik apapun kamu tapi selalu ratu drama, ga akan ada cowok yang sanggup bertahan lama. Kamu harus mampu bersikap tegas dan punya prinsip. Dengan sendirinya kalau kamu jadi pribadi yang berkarakter, orang lain akan mikir ribuan kali untuk memperlakukanmu dengan tak pantas. Show them that you are have standards.




Tuesday, May 15, 2018

Perempuan Muda Pemberani Bernama Neerja

Neerja Bhanot


Minggu lalu merupakan minggu yang berat untuk bangsa Indonesia. Awal minggu diawali dengan rusuhnya penjara teroris di Mako Brimob yang menewaskan 5 orang polisi. Pertengahan minggu tiba-tiba saja Merapi 'batuk'. Lalu akhir minggu ditutup dengan 5 bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya dalam kurun waktu 24 jam.

Karena teror bom dikhawatirkan meluas, Jakarta pun Siaga 1. Dalam kurun waktu itu pula terjadi penangkapan terduga teroris. Ada 1 hal yang membuat hati Kami menjerit. Para teroris sudah memasang wanita dan anak-anak sebagai garda depan. Hal ini ditandai dengan ditangkapnya 2 wanita muda belia berusia awal 20-an yang berencana melakukan penusukkan kepada anggota polisi dan anak-anak yang diajak melakukan aksi bom bunuh diri. Wanita dan anak-anak yang seharusnya menjadi bibit unggul dimasa depan justru dirusak oleh kelompok radikal. Kami pun bertanya-tanya, kenapa hal ini bisa terjadi?

Remaja adalah usia pencarian jati diri. Mungkin mereka kekurangan akses untuk menciptakan jati diri yang berkualitas karena latar belakang keluarga yang kurang mampu mendidik mereka dengan baik. Remaja-remaja labil ini yang dijadikan sasaran empuk untuk di doktrin paham radikal. Paham radikal ini bukan baru tumbuh beberapa tahun ini, tapi sejak 20 tahun lalu. Bahkan di era 80-an sudah ada kelompok radikal namun belum menampakkan diri.

Sayapun teringat sebuah film India berjudul Neerja. Film ini menceritakan tentang kisah heroik seorang pramugari asal India bernama Neerja yang berupaya menyelamatkan 300 lebih penumpang pesawat Pan Am yang dibajak oleh teroris. Ini adalah kisah nyata yang terjadi pada tahun 1986.

Seharusnya wanita-wanita muda ini menjadi seperti Neerja. Walaupun dia wanita dan masih berusia 23 tahun, dia berhasil mengubah ketakutannya menjadi keberanian demi melindungi penumpang dan para kru pesawat lainnya. Nilai esensi ini yang Saya lihat masih kurang banyak dimiliki wanita muda Indonesia. Kalau saja mereka memiliki keberanian dan kepercayaan diri yang besar seperti Neerja, kecil kemungkinan mereka dengan mudah menyerap doktrin yang menyesatkan. Mereka justru akan fokus ke hal-hal yang besar dan positif.

Poster Neerja


Neerja pun punya masa kelam. Dia bercerai dengan mantan suaminya yang abusive dan memilih pulang ke rumah orang tua. Sejak itu dia melanjutkan hidupnya dengan bekerja sebagai pramugari. Masa kelam Neerja tidak mengubah dia menjadi orang yang kelam pula.

Masa lalu kita pun tidak boleh menghambat kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya. Lakukan ini untuk diri sendiri dulu. Karena jangan harap akan menjadi manfaat untuk orang banyak sebelum kita kuat berdiri diatas kaki sendiri.

Perempuan muda Indonesia seharusnya mampu menjadi pribadi yang cemerlang. Usia 20-an harus digunakan untuk pengembangan diri. Arahkan hidup kita mau menjadi seperti apa di 5 tahun kedepan. Berkarya dan bekerja lah dengan baik. Hidup ini adalah tentang memberikan kebaikan untuk diri sendiri dan orang lain. Jadikan waktumu produktif karena ini adalah masa emas kita.

Tugas kita semua saat ini adalah menjaga dan mendidik wanita dan generasi penerus agak tidak terhasut oleh hal-hal buruk. Jadikan media sosial kita menjadi sarana untuk membangkitkan hal positif. Saya rasa disaat seperti ini akan sangat tepat untuk diadakan nonton bareng film Neerja agar para wanita muda dapat  memetik pelajaran, semangat dan keberanian dari film ini.




Sunday, May 6, 2018

Generasi Millenial Tak Punya Attitude ?

Photo by Helena Lopes from Pexels


Beberapa waktu lalu, ada salah satu friendlist di Linkedin yang mengeluh etika email / komunikasi anak-anak zaman now alias the Millenials. Tanpa menulis subject dan memperkenalkan diri terlebih dahulu, langsung bertanya dengan susunan kalimat yang amburadul. Ini bukan pertama kalinya Millenial di cap menyebalkan dan tak tahu aturan. Apakah generasi ini benar seperti itu?

Coba deh kalian ingat-ingat, pernahkan kakekmu menceritakan betapa menyebalkannya bapakmu dan dibilang tidak bisa diatur waktu jaman mudanya? Lalu pernahkan bapakmu bilang kalo anak sekarang itu tidak punya sopan santun? Kalimat saktinya yang juga sering muncul disinetron era Didi Petet "Dasar anak jaman sekarang!". Kalo ditelaah, ini adalah keadaan yang berulang disetiap zaman. Sangat mungkin jika kita sudah punya anak nanti, kita akan mengatakan hal yang sama. Sekarang aja sudah mulai menghardik adik-adik junior kita, "Huh! Dulu gue ga gitu deh!".

Jadi apakah ketidaksopanan itu sifat asli generasi? Jelas bukan! Itu karena salah didikan dan salah lingkungan. Kenapa? Di generasi kita pun ada kok tipe-tipe orang yang tidak tahu etika. Ketika mereka tidak mendapat didikkan yang bagus baik di sekolah terutama dari rumah, tentunya mereka tidak akan menjadi anggota generasi yang cemerlang. Ditambah jika mereka tak pandai memilih pergaulan, akan semakin tak punya arah. Orang yang memiliki pergaulan yang bagus pastinya tutur kata dan perilakunya juga baik.

Saya sendiri pernah punya pengalaman yang serupa dengan friendlist di Linkedin. Beberapa tahun lalu, kantor Saya pernah membuka kesempatan untuk penulis cerita FTV bisa mengirimkan idenya. Entah berapa puluh email yang langsung Saya hapus karena kelakuan ajaib mereka. Ada yang menulis tanpa subject dan perkenalan, ada yang malah menulis kalimat di subject, bukan di body email. Mereka memang amatir, karena yang namanya ide bukan sekedar 1 kalimat, tapi sudah harus berupa sinopsis. Dan sebagian besar bukanlah generasi millenial.

Jadi menurut Saya, sangat tidak bijak jika menyalahkan satu generasi karena etika mereka yang buruk. Yang benar adalah perbaiki pendidikannya. Pendidikan itu bukan hanya fokus pada nilai akademis. Pendidikan harus menyesuaikan perubahan zaman. Dan pendidikan harusnya menyiapkan generasi agar lebih terampil dimasa depan. Pendidikan masa kini harus sudah fokus mengajarkan soft skill, salah satu yang utama adalah skill komunikasi.



Saturday, April 28, 2018

Pentingnya Storytelling Skill

Photo by Tim Gouw from Pexels


Berawal dari tulisan Saya soal cara mengetahui ciri cowok yang pantang digeser kanan pada dating apps, lalu profile seperti apa yang akan membuatmu geser kanan, chatting dan ngajak ketemuan? Pasti bagaimana cara kalian berkomunikasi, kan? Karena apalah arti sayang-sayangan tanpa obrolan yang ga membosankan.

Atau kalau mau contoh lain, buat para Brand Manager, apa sih yang membuat mereka memutuskan memakai sebuah konsep yang ditawarkan? Pasti bagaimana konsep tersebut dapat bercerita tentang image brand yang dikelola. 

Dari kedua contoh diatas, salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki seseorang adalah storytelling yang bagus. Karena storytelling adalah cara berkomunikasi.

Storytelling


Kemampuan bercerita dijaman digital ini sangat diperlukan dalam marketing. Cerita menjadi strategi marketing yang paling halus dan ampuh untuk menarik pasar. Cerita juga menjadi PR tools untuk personal branding para public figure. Contohnya, kenapa kita suka sama Steve Jobs, Jack Ma, atau Merry Riana? Karena mereka punya cerita yang bisa diceritakan oleh public, dimana cerita itu sangat relate dengan kehidupan orang banyak yang berhasil membuat mereka termotivasi.

Sayangnya, storytelling skill ini masih belum banyak dimiliki anak muda Indonesia. Masih banyak orang tidak percaya diri, gemetaran jika harus presentasi atau berbicara didepan umum. Apa sebabnya? Faktor utama adalah karena didikan rumah. Indonesia masih sangat kental menjalankan norma. Di dalam rumah, Orang tua adalah pemimpin tertinggi. Kemampuan kita berargumen seringkali terbentur dengan norma ini.

"Pokoknya anak harus ikut kata orang tua".

"Orang tua tau yang terbaik untuk anaknya".

"Tau apa kamu? Masih kecil kamu, ga paham apa-apa".

Kata-kata diatas tentu tak asing kita dengar, kan? Akibatnya setelah dewasa hanya bisa menjadi pribadi pasif, manut menuruti pendapat banyak orang walau tak sejalan dengan pemikirannya. Boro-boro mengutarakan pendapat, baru memulai saja sudah dibilang tak tau sopan santun. Ketiadaan kesempatan mengutarakan argumentasi dan pendapat berakibat dimasa depan anak tak memiliki kemampuan untuk mempertahankan gagasannya. Hubungan anak dan orang tua juga turut andil dalam hal ini. Anak yang terbiasa bercerita tentang apa yang dialaminya kepada orang tua, pasti juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Sedari dini anak akan terbiasa dengan komunikasi dua arah.

Faktor lainnya adalah kurangnya eksplorasi. Hidup itu tak melulu soal kerja, sekolah dan rumah. Dengan mengekplor banyak hal pastinya akan menambah kreatifitas, pengalaman dan pergaulan. Orang yang rajin berekplorasi cenderung lebih percaya diri, dimana rasa percaya diri ini diperlukan untuk menyampaikan sebuah cerita. 

Bagaimana caranya mengasah storytelling skill? Pertama, terus berlatih. Sebelum presentasi, latihan berbicara didepan cermin dan perhatikan susunan kalimat. Kedua, kuasai topik yang ingin diceritakan. Ketiga, banyak baca. Terakhir, percaya diri. Ucapankan atau tulis saja apa yang kalian ingin utarakan. 

Banyak manfaat yang didapat jika kita mampu bercerita dengan baik. Secara profesional tentunya dapat meningkatkan jenjang karir karena kemampuan berpendapat dan komunikasi yang baik dan secara personal tentunya akan membuat orang lain senang berinteraksi dengan kita. 

Orang-orang sukses pada umumnya adalah pencerita yang baik. Jadi tak ada salahnya untuk terus membangun dan memperbaiki kemampuan storytelling kita. 


Monday, April 23, 2018

Blogger Is A Real Job

Blogging. Photo from Pixabay


Buat Saya blogging itu sebagai cara untuk mengisi waktu luang dan menuliskan apa yang Saya pikirkan dan ingin menyampaikannya kepada khalayak. Ada pepatah dari Pramoedya, penulis legendaris Indonesia, "Setinggi dan sepandai apapun seseorang, jika ia tidak menulis maka akan hilang ditelan zaman". Memang dari zaman sekolah, Saya suka menulis. Awalnya suka nulis cerpen atau fiksi. Tapi beberapa tahun belakangan ini, imaginasi Saya tidak sebagus dulu, ga tau kenapa. Makanya lebih banyak menulis berupa opini. Kalian juga bisa membaca beberapa karya Saya yang dimuat dimedia di section "Portofolio".

Di era digital, cari nafkah bisa dari mana saja dan semakin banyak source nya. Salah satunya adalah menjadi blogger. Saat ini nge-blog bukan hanya sekedar nulis kegiatan sehari-hari atau curhatan, tapi bisa berupa review atau tulisan berbayar. Dan... Cukup banyak blogger yang sukses menjadikan nge-blog sebagai pekerjaan utamanya contohnya Alodita dan Racun Warna Warni. Yes, It is a real job.

"Ah blogger kan kerjanya cuma nulis-nulis doang". No, honey. Coba baca tulisan Saya Tentang Content Creator. Sebelum kita menuliskan opini atau review di blog, we spend some times to read, to research, or to try. Dan kadang kala segala kesimpulan yang akan menjadi postingan baru bisa dibuat paling tidak 3 hari setelah kita memutuskan mau menulis apa. Kenapa? Karena blogger yang baik, akan memberikan informasi yang akurat. Followers atau pembaca blog Kami adalah tanggung jawab Kami. Masa kita mau kasih info asal-asalan. Kami ini content creator, bukan penyebar hoax.

Karena blog masa kini beda dengan blog 10 tahun yang lalu, blog yang punya foto atau gambar tentu akan lebih menarik. Dan percayalah, it really take times. Ga bisa asal foto tanpa memikirkan estetika. Ada juga yang rajin sampai bikin design karena foto aja ga cukup. Apalagi sekarang sosial media semakin interaktif. Kita juga jadi harus memikirkan berbagai format image yang bagus untuk di share di Instagram, Instagram Stories, Facebook, Twitter dan Pinterest. Bahkan ada pula blogger yang harus meng-hire fotografer, belum lagi membeli peralatan foto yang harganya tidak murah.

Konten bagus apalah guna kalau ga rajin-rajin promo. Set time untuk mempromosikan postingan lama juga perlu waktu. Ini adalah cara agar traffic blog kita stabil. Traffic adalah hal yang penting untuk laporan ke klien atau sekedar pasang Adsense.

Dari penjelasan diatas, tahukan kenapa wajar banget kalo para blogger mematok harga untuk tulisan berbayar. Namun yang paling penting, tujuan blogging itu bukan untuk jadi kaya atau terkenal. Saya yakin blogger-blogger nge-top masa kini ga pernah memikirkan kalo blogging jadi penghasilan utama mereka. Awalnya mereka hanya ingin menulis apa yang mereka mau tulis,

Lalu beberapa akhir ini Saya kok kangen banget blog sebelum masuk 2014, dimana isinya organic semua. Cuma kumpulan curhat-curhat remeh. Salah satu favorite Saya dulu blognya Woro Pradono, sayang, Mbaknya ga nge-blog lagi karena drama haters. I was really enjoy read it, selain melihat stylenya Mbak Woro yang chick banget. Ibaratnya Mbak Woro itu punya hidup impian wanita muda Jakarta lah. Anyway, zaman kan terus berjalan dan berubah ya. Saya sih belum kepikiran jadi fulltime blogger. Karena Saya masih suka nulis yang remeh temeh disini. Karena receh is #lyfe. Haha.



Sunday, April 8, 2018

Cara Meningkatkan Traffic Blog Untuk Menambah Pendapatan Adsense

Blogging



Blogging buat Saya adalah cara untuk mengasah kreatifitas dan melatih kemampuan menulis dimana kedua skill ini sangat diperlukan di pekerjaan Saya. Setiap weekend atau jika ada waktu luang, Saya usahakan untuk menyempatkan menulis di blog.

Sayapun tertarik untuk memakai fitur Google Adsense. Google adsense adalah fitur dari google yang bisa dipakai di produk Google seperti Blogspot dan Youtube dengan tujuan untuk mendapatkan penghasilan dari iklan yang muncul di konten pemilik account.

Saya daftarkan blog ini di Adsense. Perlu diingat, kita harus menunggu approval dari google untuk bisa memakai fitur ini. Blog ini baru dapat approval setelah 2 hari pendaftaran. Syarat penting untuk memakai fitur Adsense adalah usia blog harus lebih dari 6 bulan dan kontennya harus berkualitas. Wajar saja jika google menerapkan syarat ini. Karena ibarat klien, mereka mau iklan mereka dijamin dapat viewers.

Memang Saya tidak pernah berharap banyak pada penghasilan Adsense karena pengunjung blog Saya masih sepi jika dibandingkan dengan blog-blog yang lain. Tapi Saya penasaran pasti ada cara untuk meningkatkan pendapatan Adsense, yang pasti pengunjung blog harus banyak.

Konten + Digital Ads = Traffic


Traffic = Pendapatan Adsense


Akhirnya Saya melakukan eksperimen digital ads dengan memakai fitur Facebook Ads dan Instagram Ads. In my opinion, this is a real game. We pay for digital service/ads to get money from digital ads. Karena Saya orangnya rada pelit, untuk percobaan kali ini Saya memasang budget minimal alias hanya Rp 10.000,- untuk 1 hari.

Bagaimana sih untuk memakai fitur facebook / instagram ads?

Kalian harus punya facebook page yang nantinya akan terkoneksi dengan akun Instagram kalian. Jadi account Instagram kalian tidak boleh di private. Saya sendiri sudah punya Facebook Page. Jika akun instagram kalian terkoneksi otomatis dengan Facebook Page, maka akun Instagram kalian jadi akun business. Dimana dengan akun business ini, kita bisa melihat grafik metric konten kita, berapa banyak reach, impression dan engagement.

Karena waktu percobaan Saya berdekatan dengan Hari Film Nasional, maka Saya memilih blog post How To Make Your First Short Film. Saya post link tersebut di Facebook Page Post, setelah itu Saya klik promote. Saya terapkan spesifikasi agar lebih optimize. Target Saya adalah meningkatkan traffic web, untuk domisili Indonesia, dengan gender pria dan wanita berusia 18-35 tahun. Saya tambahkan pula interest film dan short film. Spesifikasi ini harus disesuaikan dengan target kontennya.

Perlu diingat, Facebook Ads maupun Instagram Ads memerlukan waktu untuk approval sebelum iklan kalian berjalan. Berdasarkan percobaan ini, setting waktu campaign minimal 24 jam setelah kalian membuat campaign. Lebih enak jika kalian membuat campaign dengan memakai komputer, karena fitur pengaturan ini hanya bisa dilihat jika diakses dengan komputer. Menu ads manager ada di laman facebook kalian sebelah kiri bawah. Hal ini juga berlaku jika kalian promote postingan Instagram kalian, karena Instagram adalah bagian dari Facebook. Campaign Saya approve 3 jam setelah campaign dibuat. Lama cepatnya approval tergantung dari sistemnya facebook sendiri yang tidak bisa kita kontrol.

Hasil dari campaign percobaan Saya selama 1 hari dengan budget Rp 10.000,-









Kesimpulan:

1. Untuk eksperimen ini, Facebook ads lebih efektif untuk meningkatkan traffic blog/web. Dilihat dari jumlah link click, di Instagram hanya ada 2. Jika untuk mendapatkan reach dan engagement dengan konten berupa gambar, Instagram ads jauh lebih efektif.  

2. Untuk meningkatkan traffic blog yang akhirnya meningkatkan pendapatan adsense, balik lagi ke jenis konten yang dipromosikan. Untuk eksperimen ini, mungkin yang tertarik dengan film, targetnya memang tidak banyak. 

3. Adsense memang bukan sumber pendapatan para blogger. Sponsored Post masih menjadi sumber pendapatan terbesar para blogger. Tapi cara dari tulisan ini boleh saja dicoba. 


 Meningkatkan Traffic blog


Digital ads ini tidak hanya bisa diaplikasikan untuk meningkatkan traffic blog. Bagi kalian yang memiliki online shop, tentu bisa mencoba digital ads ini. Pastikan targetmu spesifik agar hasilnya lebih maksimal. Selamat bereksperimen!


Saturday, March 31, 2018

3 Pertanyaan Soal Bule Yang Bikin Penasaran

face, facial hair, fine-looking
Cowok Bule. Photo from Pexels.com

Apakah Kamu bercita-cita punya pacar atau suami bule? Kalau Iya, sebelum khayalan kamu terbang terlalu tinggi, baca dulu yuk tulisan ku tentang cowok bule supaya kalian dapat bule yang baik. Tulisan ini aku buat berdasarkan pengalaman pribadi dan teman-temanku yang punya pasangan bule.

Minggu lalu ada film Indonesia yang judulya Kenapa Harus Bule karya Andri Cung. Inspirasi Andri membuat film ini adalah untuk mengeksplor alasana kenapa sih cewek-cewek Indonesia tergila-gila banget sama bule? Akhir 2015 di Cava Kemang, pertama kali Saya dengar konsep ini. Waktu itu Saya dan Andri lagi membicarakan project film dan dia cerita kalo mau bikin film tentang fenomena ini. Sebagai cewek yang memang suka dan disukai cowok bule, reaksi Saya waktu itu malu-malu kucing dan juga ga sabar nunggu film ini jadi.

Poster Kenapa Harus Bule. Photo from pexels.com


Waktu nonton film ini, ada beberapa part yang mebuat Saya seperti melihat diri sendiri. Pipin, karakter utama di film ini memang berpenampilan unik. Kulitnya sawo matang dan suka dandanan warna neon (tapi Saya ga akan pernah mau pake eyeshadow neon kayak Pipin sih :D). Pokoknya persis cewek yang suka gelendotan sama bule tua gitu. Yang membedakan Pipin dengan ciwik-ciwik bling-bling klop klop itu adalah Pipin punya kualitas lebih. Latar belakang keluarganya mendukung Pipin untuk jadi wanita mandiri dan punya prinsip. Mamanya adalah role model Pipin dalam mencari pasangan hidup.

Nah, kembali ke topik awal, Kenapa sih suka sama cowok bule?


Saya terkadang masih mengalami dicemooh orang karena pacar Saya bule. Dari dibilang kayak perek sampai dibilang...muka kampung. Saya kasih alasan sedikit ya kenapa Saya lebih memilih pacaran sama bule. Pertama, ya emang dapetnya dia dan kita sama-sama suka. Kedua, beneran deh, menjalani hubungan dengan pria yang open minded lebih enak daripada dengan pria yang penganut budaya patriarki garis keras. Ketiga, kulit Saya coklat dan badan Saya kurus. Bukan selera cowok Indonesia banget lah yang lebih suka perempuan kulit putih dan badan bohay. Ya sebagai orang waras jelas Saya lebih memilih pria yang mengagumi Saya dooong...
Lagipula bukan obsesi Saya pula punya pasanagan bule supaya bisa punya anak lucu yang jualable jadi artis disini. Kalo dibilang pacaran sama bule biar bisa menaikkan derajat sosial, itu salah banget sih. Banyak kok cowok lokal yang jauh lebih tajir.

Lalu Apakah semua cowok bule romantis dan baik?


Jelas tidak. Banyak juga bule yang manipulatif. Tidak semua cowok bule menjanjikan fairy tale. Ibaratnya ada perjanjian tidak tertulis "Aku akan setia kepadamu sampai imigrasi memisahkan". Dan sialnya, di Indonesia banyak tipe bule begini. Sikap orang kita yang masih menganggap bule lebih hebat, dimanfaatkan oleh bule-bule oportunis ini. Bukan maksud merendahkan, tapi memang banyak cewek yang terlalu mudah jatuh hati dengan cowok bule yang bikin si bule jadi less effort. Si bule ga perlu ngapa-ngapain ceweknya dijamin udah ga mau lepas. Mungkin berharap diboyong ke negaranya, bisa punya anak cakep dan punya barang bagus. Saking terlenanya banyak yang akhirnya pihak perempuan yang dirugikan.


Kenapa sih kok banyak bule yang suka cewek dandan heboh?


Itu sih masalah selera ya. Kalo Saya sendiri dan teman-teman Saya, ga ada yang dandanannya terlihat seperti itu. Mungkin juga menurut bule dandanan bling bling klop klop gitu bukan norak, tapi percaya diri. Balik lagi keselera. Saya sih cari pacar walau bule tetap harus tahu bibit bebet bobot. Kalo bulenya punya kerjaan bener dan bagus, benar-benar nyari partner bukan cuma teman bobo, mereka ga akan milih cewek yang penampilannya kayak badut.



Jadi intinya Bule atau Lokal itu hanya warna kulit. Yang harus dipilih untuk menjadi pasangan kita adalah kepribadiannya. Tidak semua bule itu romantis dan banyak uang, tak sedikit yang brengsek dan kere. Dan tidak semua cowok lokal itu ga berkualitas, tergantung dari didikan rumah dan intelektualnya. Dari itu, sebelum mengharapkan dapat pasangan yang berkualitas, lebih baik perbaiki dulu kualitas diri kita sendiri. Punya prinsip itu penting.

Kalo kalian punya pertanyaan atau bertukar cerita, silahkan tulis di comment ya.


Sunday, March 25, 2018

Free Download Instagram Story Template

Instagram Story Template free download


Sekitar satu bulan belakangan ini, Instagram story template lagi nge-hype banget. Itu lho... Dan ini seru banget, baik untuk kesenangan sendiri kalo lagi mager maupun sebagai cara promosi baru. Questioner ini berawal dari postingan instagram story yang dibuat oleh blogger asal Melbourne bernama Angle. Hasil kreatifitas cewek cantik ini langsung viral dan followers dia meningkat drastis dari 25k jadi 200k.

Banyak business profile yang ikut-ikutan bikin template untuk instagram story, termasuk Studio Antelope production house-nya Jason Iskandar. Saya ga mau kalah dong.... Hehehe. Kebetulan Saya lumayan senang bikin-bikin beginian.

In my opinion, hype ini memacu sangat memacu kreatifitas. Lumayan buat olahraga otak dan mengisi waktu luang.

Kalian bisa ikutan hype ini dengan download template bikinan Saya. Di Pinterest pastinya lebih gampang kalau ada update, jadi Saya ga perlu edit-edit lagi post ini.


Instagram story template versi Hari Film Nasional

Instagram Story Template Book Edition

Instagram Story Template Relationship Edition




Jangan lupa follow instagram Saya, yah! :)


Saturday, March 10, 2018

Profile Cowok Yang Wajib Dihindari Di Aplikasi Kencan

Tips cari cowok di aplikasi kencan
Photo from Pexels.com


10 tahun yang lalu mencari pacar atau jodoh lewat online, masih dianggap tabu. Karena banyak yang berpikir cara ini tidak bisa mengenal karakter asli orang tersebut. Ditambah banyaknya korban penipuan akibat terlalu terlena menjalin cinta secara daring. Jika bercerita bahwa kita bertemu dengan si pacar dari chat room atau online, siap-siap ditertawakan. Tak jarang banyak yang memilih untuk menutupinya. Paling banter dijawab, "Temennya si Fulan".

Saat ini semua orang sepertinya super sibuk, bisa nonton dibioskop aja udah syukur boro-boro untuk cari pacar, aplikasi kencan justru sangat membantu untuk mencari kekasih hati. Tinggal geser kanan geser kiri, cocok ajak chatting, tak cocok delete. Dan sudah banyak yang tak lagi canggung ketika , ditanya, "Ketemu dimana?" dijawab dengan lantang "Tinder!".

Aplikasi kencan pun semakin banyak. Ada Tinder, Plenty Of Fish, Ok Cupid bahkan dari lokal ada Setipe. Dibalik banyak cerita kekecewaan karena bertemu pasangan lewat aplikasi, tak sedikit pula yang akhirnya menikah. Namun motif menjadi member di aplikasi online tak hanya untuk mencari pacar atau pasangan hidup. Banyak juga yang sekedar mencari seseorang yang bisa diajak bobo gratis. Maka dari itu, supaya hati kalian ga kecewa-kecewa amat, Saya kasih petunjuk ciri-ciri cowok yang wajib dihindari dari profile mereka di aplikasi kencan

1. Foto Selfie

Secara psikologis, orang yang terlalu gemar selfie adalah orang yang egois dan narsis, walau sebenarnya ga cakep. Ini juga menunjukkan kalo dia seakan tak punya teman yang bisa dimintai tolong untuk fotoin dia. Pilih cowok yang pasang foto dengan background jelas. Ingat. No Selfie profile.

2.Bio: "For Fun Only"

Kalo kamu sama-sama sekedar cari fun, silahkan. Tapi hal ini ga berlaku kalo kamu niat cari untuk exclusive relationship. "For fun only" adalah indikator kalo dia cuma mau have sex tanpa komitmen apapun. Btw, banyak juga lho yang nulis bio ga cukup 'menjual' dan bikin males, seperti "I'm a simple guy" atau "Ask me anything". Mungkin kalian perlu jasa copywriter.

3. Tipe Manipulatif

Motifnya sama, pengen ngajak bobo doang. Tapi dia pengen memperlihatkan dengan cara yang sedikit berkelas biar sifat bajingannya ga terlalu ketara banget. Cirinya adalah dia pasti akan bilang "Saya mencari wanita yang cerdas dan baik hati", tapi setelah itu dia akan cerita kalo cewek-cewek yang pernah ditemuinya adalah orang yang menyebalkan. Jangan terkecoh dengan ceritanya, karena misi utamanya adalah ajak kamu ena-ena gratis. Ya, dia akan bilang betapa beruntungnya dia bisa dapetin perempuan pintar dan cantik seperti kamu, dan tangannya sambil melucuti g-stringmu. Coba aja kalo kamu terlena, dijamin dia akan menghilang seperti diumpetin genderuwo setelah ena-ena sama kamu.

4. Job: Entrepreneur

Dude, really? Jangan terkecoh dengan label entrepreneur adalah bos dengan duit banyak. Padahal dia cuma dagang MLM. Lebih ngeri sih padahal dia pengangguran trus ngaku-ngaku lagi bikin start-up.

5. Ga Pasang Foto Mukanya sendiri

Boy, ngana mau sok misterius atau goblok ya? Gimana kita bisa tertarik kalo kita ga tau muke lu kek mana?

6. Foto Rame-rame

Elu yang mana, Nyet?

Nah, itu beberapa tips menyortir profile cowok sebelum Kamu swipe right. Tapi tahapan itu belum cukup. karena bagi penjahat kelamin yang ekspertisnya sudah 1 tingkat lebih tinggi, mereka akan dengan sabar melempar umpan sejauh mana mereka bisa menyelesaikan misi. Ketika kalian sudah cocok, ngobrol seru dan tukaran kontak, jangan terlalu girang dulu. Ini ciri tambahan kalo dia cuma mau main-main sama Kamu.

7. Dia Minta Kamu Kirim Foto Sebanyak-banyaknya

Foto di profile Kamu itu sudah cukup. Untuk apa dia minta foto-fotomu? Untuk dia bandingkan dulu dengan beberapa cewek di galerynya? Atau jangan-jangan dia akan memandangi fotomu sambil tangan satunya sibuk dibalik celana.

8. Bertemu Last Minute

Cowok yang serius, pasti akan membuat rencana untuk bertemu. Apalagi untuk seseorang yang dianggap special. Kalo dia ngajak ketemu 1 jam sebelumnya, jangan ladenin dia. Artinya Kamu adalah cadangannya ketika mainan lainnya sedang ga available. Lagipula Kamu ga mau kan alismu jadi ga simetris gara-gara terburu-buru buat ketemuan dia.

9. Tinggal Sama Siapa?

Nah, ini adalah pertanyaan template penjahat kelamin. Kalo Kamu jawab "Tinggal sendiri" apalagi di apartement, di otak dia udah kepikiran bisa ena-ena gratis ditempatmu, jadi ga perlu keluar duit buat buka kamar hotel. Yang model gini mending langsung delete aja. Udah penjahat kelamin, kere pula *tepok jidat*


Semoga tips-tips ini bisa jadi referensi kalian untuk cari pasangan di aplikasi kencan. Buat kalian para cowok-cowok, boleh dong sharing tips-tipsnya :)




Sunday, February 18, 2018

Mencintai Dengan Naif

Poster Cutie and The Boxer

Menikahi seseorang tidak cukup hanya dengan alasan dia keren atau memiliki minat yang sama. Itulah point of view Saya setelah menonton film dokumenter yang berjudul Cutie and The Boxer. Dimana ada korelasi kisah romansa yang dialami tokoh dalam film ini dengan kisah romansa Generasi Y.


(Spoiler alert)
Film ini menampilkan kehidupan pernikahan sepasang suami istri berasal dari Jepang yang berprofesi sebagai seniman dan hidup di New York. Mereka adalah Ushio Shinohara (Bullie) dan Noriko (Cutie). Saat film ini dibuat, Ushio telah berusia 80 tahun dan Noriko berusia 60 tahun. Mereka telah menikah selama 40 tahun. Noriko pertama kali menginjakkan kaki di New York saat berusia 19 tahun. Dia adalah art student. Bertemulah dia dengan Ushio yang saat itu berusia 40 tahun. Ushio sudah memiliki reputasi di New York sebagai salah satu seniman jenius. Tak butuh waktu lama mereka jatuh cinta dan akhirnya menikah. Saat itu Noriko sedang 6 bulan mengandung anak pertama mereka. Orang tua Noriko yang mengetahui pernikahan mereka, menghentikan support financialnya. Sejak itu perjuangan hidup Ushio dan Nuriko dimulai. Mereka kesulitan menjual karya-karya mereka.

Kehidupan Ushio yang tidak stabil terlihat saat pertama kali bertemu dengan Noriko. Namun Noriko pada saat itu masih terlalu muda untuk berpikir jauh kedepan. Noriko mencintai Ushio dengan naive. Dipenghujung usianya, mereka masih harus memutar otak demi memenuhi kebutuhan hidup mereka. Noriko selain masih aktif melukis, dia juga membuat karikatur semi-autobiografi yang menceritakan kehidupan pernikahannya. Karakter dirinya diberi nama Cutie dan Ushio bernama Bullie. 

Noriko dalam hati kecilnya mungkin menyesali keputusannya menikahi pria yang tidak stabil secara keuangan. She always struggle since that day. Tapi dia mengakui, dari situlah inspirasinya berdatangan. Dan dia memilih untuk mencintai Ushio dengan tulus dan menerima takdirnya. 

Sedangkan Ushio pria yang memiliki prinsip "Live For The Moment". Segala publikasi tentang dirinya sebagai salah satu seniman terbaik di New York, berbanding terbalik dengan apa yang dia miliki secara materi. Dia sangat mencintai Noriko dan walau hidup dalam kesulitan, dia selalu ingin memberikan yang terbaik dan bertanggung jawab  untuk keluarganya. Hal ini terlihat saat dia bersikeras untuk mencoba peruntungan dengan menjual karyanya ke Jepang saat mereka harus membayar sewa rumah tinggalnya. 

Dalam suatu wawancara, Ushio sedikit mengeluh karena sebenarnya film Cutie And The Boxer ini lebih banyak bercerita tentang istrinya, bukan tentang karya Ushiro. Egonya sebagai seorang seniman yang genius terusik. Bagaimanapun, kita memang harus mengangkat topi untuk Noriko karena memilih tetap menghabiskan hidup dengan Ushio. Tidak mudah menjadi Noriko, bahkan saat berkaryapun terkadang suaminya sedikit mengintimidasi. 

Nilai positifnya, mereka sangat produktif untuk berkarya bahkan sampai usia lanjut. Mereka mampu berusaha bahagia disegala keterbatasan. Hitam putih adalah kehidupan pernikahan mereka dan warna-warni adalah karya mereka. Kehidupan pernikahan memang tidak selamanya bahagia. Bahkan pasangan yang secara materi stabil juga mempunyai permasalahan lain. 

Mencintai dengan naif ini banyak terjadi di sekitar kita terutama di Generasi Y. Mereka terlena dengan slogan mencintai dengan tulus. Ada yang kuat menjalaninya, banyak pula yang memilih balik kanan. Tidak ada yang salah dengan pilihan itu dan apapun pilihannya pasti ada konsukensinya. Memilih pasangan hidup memang harus bijak, teliti, penuh pertimbangan dan butuh keberanian atas segala resiko. Saran ini Saya dapatkan dari teman-teman yang sudah menikah. Love is not enough. 

Ada 1 tugas penting untuk kita saat mengarungi kehidupan berumah tangga, yaitu membesarkan generasi selanjutnya yang brilliant dan lebih baik lagi. Mencintailah dengan logika. Karena kondisi keluarga yang stabil akan menghasilkan anak-anak emas.

Cutie and The Boxer adalah bukan sebuah film dokumenter tentang 2 seniman, tapi film tentang kehidupan pernikahan.






Tuesday, February 13, 2018

Me and My Dad


Papa adalah satu-satunya orang tua kandung yang masih Saya miliki sampai hari ini. Mama Saya meninggal saat Saya berusia 8 tahun. Sejak itu, Saya tidak tumbuh atau diasuh oleh Papa. Saya berpindah-pindah dan hanya berjumpa dengan Papa sesekali. Setahun setelah Mama meninggal, Papa menikah lagi dan setahun kemudian Kami tinggal bersama. Sayang, harapan Saya untuk tinggal bahagia bersama orang tua kandung tidak terwujud. Kecemburuan orang baru yang hadir dalam hidup Kami, membuat hubungan Saya dan Papa berjarak tanpa kita sengaja. Sampai pada akhirnya, hubungan Kami benar-benar berjarak.

Saya dan Papa hampir tidak pernah akur. Kami tidak saling memahami. Kami berbeda pandangan hidup. Dan Papa memang orang yang unik, dia bukanlah seseorang yang perasaannya peka. Terkadang Saya membatin, "Mungkin ini yang dulu dirasakan mama". Seiring berjalannya waktu, saat Kami semakin tua, hati Kami melunak. Kami tetap menjalani hidup Kami masing-masing, namun saat ini Kami lebih menerima keadaan, menerima masa lalu tanpa menyalahkan apapun. Kami sadar Kami sama-sama butuh. Saya perlu Papa sekedar mendengarkan walau kadang tak menghasilkan solusi. Dan bagaimanapun, mungkin hanya Saya harapan Papa satu-satunya untuk merawatnya saat dia tua nanti.

Setelah keabsenan kehadiran hubungan ayah dan anak, Saya menyadari, Papa Saya begitu sayang sama Saya. Dia ingin memberikan yang terbaik walau terhalang oleh sesuatu. Dan Saya pun tidak boleh jumawa, bagaimanapun Saya bisa punya pekerjaan bagus karena Papa yang memasukkan kerja saat Saya baru lulus SMK. Saya baru menyadari keberuntungan itu setelah 1 dekade. Apa jadinya jika Papa tidak merekomendasikan Saya pada waktu itu, Saya cuma lulusan SMK. Saya tidak akan ada dititik ini.

Sebesar apapun amarah Saya, Saya tak bisa memungkiri, I have his DNA. Bahkan Kami punya kebiasaan yang sama. I'm not a perfect daughter. Saya rasa walau Saya tidak menceritakan perjalanan hidup Saya diluar, dia tahu dengan sendirinya tanpa harus ikut campur. I believe, parents have a good instinct to their children.

So guys, bersyukurlah jika kalian masih punya orang tua lengkap. Jangan menyembunyikan apapun, karena marahnya orang tua hanya sementara. Dan percuma saja kalian menutup-nutupi, ingat, mereka punya pengalaman hidup dan mereka tidak sebodoh yang kita pikir. Apa kalian tega membohongi orang tua kalian yang sudah bekerja keras supaya kamu bisa memiliki hidup yang lebih baik, yang sudah menyekolahkan kamu sehingga kamu bangga akan gelarmu itu.  We are nothing without them.




Me and My Dad



Monday, January 29, 2018

[Recipe] Detox Drink Golden Turmetic Latte

Detox Drink Golden Tumeric


Seperti biasa, mulai dari hari ulang tahun Saya sampai memasuki tahun baru adalah masa-masa work hard party hard. Setiap weekend ada aja perayaan. Ulang tahun, closing party kantor, gong-nya ya pas malam pergantian tahun. Perayaan tahun baru kemarin berakhir dengan hangover parah. Saya sempat muntah-muntah dari pagi sampai siang. Hari pertama 2018, lemah tak berdaya. Sisa-sisa perayaan Saya berkata dalam hati "I need detox", "Gue ga mau minum lagi", "I hate those smell". Tentu saja kata-kata yang kedua hanya berlaku sementara. Hahahaha! Saya paksakan makan sesuatu, akhirnya makan soto ayam dan es teh manis. Tak lupa minum obat lambung. Sejam kemudian...... Hidupku kembali indah. Hahahaha!!

Saya riset dulu resep minuman detox apa yang paling praktis buat Saya. Awalnya mau nyoba pakai Apple Ciger Vinegar tapi kata Lenty, teman Saya, asamnya nyegrak banget. Agak ngeri kalau lambungnya kurang kuat. Emang dasar netijen, mau detox aja pake pengumuman di twitter. Denny, teman Saya yang juga pembuat musik untuk film, memberikan Saya resep Golden Turmeric Latte ini, dengan bahan utama kunyit. Dia minum ini hampir setiap hari dan merasa badannya jauh lebih segar.

Saya tahu kunyit adalah rempah-rempah dengan khasiat segudang. Bukan hanya untuk melancarkan datang bulan, tapi juga untuk mencegah penuaan dini dan mengurangi resiko penyakit kanker. Pernah ada riset kenapa orang India jarang kena kanker. Karena hampir semua bumbu masakan mereka mengandung kunyit. Saya juga pernah ketemu nenek-nenek usia 90-an. Kulitnya walau keriput tapi masih terlihat bagus dan badannya masih bugar. Dia bilang karena rajin minum air kunyit. Dan lagi pula Indonesia kaya akan rempah-rempah. Rempah-rempah berjasa dalam pembangunan kerajaan-kerajaan di Eropa pada abad ke-16. Orang-orang Eropa sampai jauh berlayar ke negara kita sampai mereka membuat peta rahasia bernama jalur rempah. (Saya pernah menulis tentang Jalur Rempah disini)

Oke, Saya kasih tahu resep minuman kunyit yang agak sophisticated ini. Demi kepraktisan, Saya memakai bumbu bubuk yang Saya beli di supermarket


Bahan:

1. 1 sendok teh kunyit bubuk
2. Jahe bubuk secukupnya
3. Bubuk cinnamon/kayu manis secukupnya
4. Susu cair (boleh almond milk atau susu lainnya)
5. Optional, gula secukupnya (I can't live without sugar. Please don't judge :P)

Turmeric, ginger, cinnamon

Cara buat:
Panaskan susu cair, setelah agak panas, masukkan semua bahan-bahan. Aduk-aduk sampai mendidih. Jadi deh.

Waktu minum:
Sebelum tidur atau dipagi hari setelah bangun tidur. Atau suka-suka ngana sajalah.

Saya beli bumbu bubuk ini totalnya sekitar Rp 20.000,- . Kalau kalian malas ke supermarket, coba saja beli di Lemonilo
Golden Turmeric Latte ini cara detox yang murah. Ini bisa jadi optional kalau kalian masih #kizmin untuk beli lemon yang harganya lumayan :D

Selamat mencoba!


Wednesday, January 24, 2018

10 Piece Clothes For Capsule Wardrobe

Photo from Pexels.com 


Di awal 2018 ini Saya belum belanja baju. Saya bukan tipe orang yang berbondong-bondong belanja saat sale. Karena Saya tetap strict pada prinsip Saya untuk belanja, hanya beli yang perlu. Lagipula sale akan selalu ada. Jadi ga usah takut kehabisan barang. Nah, dalam satu tahun, Saya sudah buat list baju apa saja yang mau Saya beli. Dan setiap bulannya Saya hanya belanja 1 PIECE baju. Kecuali ada occasion tertentu yang mengharuskan Saya beli baju yang belum ada di lemari. 

Btw, sejak tahun 2016, Saya belum belanja baju sama sekali. Dan ditahun lalu Saya sempat beli 3 sepatu karena memang sepatu-sepatu Saya sudah rusak. Cukup sudah puasa belanja, tahun ini Saya mau beli beberapa baju baru. Kebetulan baju-baju Saya sudah lumayan banyak yang Saya sumbangkan saat baru pindahan ke kost baru di akhir 2016. Karena belakangan Saya lagi tergila-gila sama TV Series Hollywood "Scandal", Saya jadi terinpirasi untuk beli baju baru sesuai color palette nya wardrobe Olivia Pope (pemeran utama Scandal).


photo dari sini
   
Saya bikin kolase seperti foto-foto dibawah ini. Ada koleksi dari H&M, Forever 21 dan Zalora. Items ini sangat mudah untuk di mix and match. Intinya capsule wardrobe itu kan untuk menghemat waktu saat milih mau pake baju yang mana, menghemat ruang lemari dan tentu saja hemat uang.





Item yang wajib Saya beli:
1. Blazer
2. Cardigan
3. Atasan 
4. Rok dan celana 
5. Dress

Karena kerjaan Saya suasananya casual business , jadi Saya beli yang bisa dipakai untuk kerja tapi ga terkesan playful dan yang bisa dipakai saat casual tapi tetap rapi.





Untuk inspirasi aksesoris seperti sepatu dan tas, Saya ambil foto dari Zalora Indonesia.

1. High heels : Zalora collection
2. Wedges dan flats : Apple Green
3. Sport shoes : New balance
4. Sling dan satchel bag : Gobelini
5. Clutch : Symbolize

Item aksesoris diatas memang Saya pilih yang warna netral juga. Warna-warna itu sangat mudah dipandankan dengan pakaian apapun. Karena prinsip Saya dalam pakaian adalah classic dan timeless. Jadi ga perlu impulsif dengan trend baru.

Sudah terinspirasi untuk gaya baru di 2018? Share yuk ;)



Saturday, January 20, 2018

28 Life Lesson In 28 Years

28 Life Lesson in 28 years.

Sebelum bulan Januari habis, selamat tahun baru 2018 yaaa semuanyaa. Semoga segala harapan terkabul dan hidup menjadi lebih baik lagi. Saya ga sabar ingin cicilan segera lunas. Hahahaha!!

Diakhir Desember kemarin, pas lagi liburan, Saya pakai sisa waktu 2017 untuk merenung dan evaluasi apa-apa saja yang harus Saya perbaiki. Jadi di 2018, diusia Saya yang sudah 28 tahun, Saya ingin seolah-olah me-reset hidup Saya. Ga ada lagi mbatin "hidup gue gini-gini aja". Apa yang works and didn't works. 2017 adalah tahun Saya merangkak lagi setelah Saya terjun bebas di tahun 2016. Yes, it was exhausted. Saya ingin di 2018 Saya bisa berdiri tegak dengan sempurna.

Maka itu, kali ini Saya mau nulis 28 hal yang Saya pelajari selama Saya hidup 28 tahun. List ini juga menjadi daftar hal-hal yang patut Saya syukuri.


1. Bermimpilah. 
Agar kita bersemangat menjalani hidup.

2. Always positive thinking. 
Ingat, apa yang kita pikirkan, itulah yang akan terjadi.

3. Impossible is nothing. 

4. Act as a lady/Have a good manner.

5. Jangan terlalu banyak berharap pada orang lain. Orang itu bisa saja lupa atau berubah pikiran.

6. Be Open Minded.

7. Always Up to Date what happening on this planet.

8. Pelajari hal baru.

9. Have Goals and set a plan to achieve it.

10. Nikmati waktumu disaat senang atau sedih. 

11. Leave toxic people.

12. Mulailah investasi selagi muda.

13. Have a good networking with some powerful people.

14. Disiplin adalah kunci kesuksesan.

15. Rawat diri dan tempat tinggalmu.

16. Have a support system.

17. Cari pasangan yang bisa membuatmu lebih baik dan selalu mendukungmu.

18. Believe in magic.

19. Semua hal yang kita inginkan pasti akan terwujud diwaktu yang tepat.

20. Have a passion and be expert on it.

21. Read, read, read.

22. Bentuk Personal Branding.

23. Jangan pernah bersaing dengan perempuan lain, dalam hal apapun. Apalagi sampai rebutan cowok. Ga banget.

24. Know your value.

25. Selalu bersikap tulus ikhlas.

26. Your happiness is always priority

27. You get what you pay.

28. Less your expectation and just do the best.


Saya rasa usia 28 adalah usia yang sudah matang tahap pertama dalam hidup. Maka dari itu, kita sudah harus lebih serius lagi mengarahkan hidup kita sendiri. Karena diusia ini, cepat atau lambat kita akan membentuk keluarga sendiri, yang mengharuskan kita bertanggung jawab penuh. Jika selama ini kita hanya bertanggung jawab pada diri sendiri, disuatu hari nanti, akan ada pasangan dan anak-anak yang harus kita pikirkan. Sebaiknya perbaiki dulu apa yang harus diperbaiki.

Sharing yuk apa saja hal-hal yang kalian pelajari selama hidup ini?



note: Image made use Canva.com