Showing posts with label Local Brand. Show all posts
Showing posts with label Local Brand. Show all posts

Saturday, January 18, 2020

[Review] Natur Hair Mask With Olive Oil & Vitamin E Untuk Rambut Diwarnai

naturhairmaskoliveoil

Kurang lebih sudah 2 tahun belakangan ini Saya mewarnai rambut. Warna yang Saya pilih masih tergolong warna natural, yaitu coklat. This is a right decision to elevate my look instead of stay with basic color. Untuk Saya penampilan adalah hal yang penting karena pekerjaaan Saya menuntut untuk bertemu banyak orang.

Bagaimana kondisi rambut Saya setelah diwarnai? Saat ini kondisi rambut Saya baik-baik saja. Tipe rambut Saya cenderung agak kering tapi agak licin. Jadi agak susah kalau mau di styling, perlu banyak hairspray dan jepitan.

Nah, buat yang mau mencoba mewarnai rambut, penting banget untuk memilih warna yang sesuai dengan kepribadian Kamu. Selain itu buat yang mau mewarnai rambut sendiri, pilih brand cat rambut yang bagus agar hasilnya juga bagus dan tidak merusak rambut. Jangan beli cat rambut karena harganya yang murah. Cat rambut itu warnanya permanen, jangan sampai Kamu menyesal karena salah memilih cat rambut.


Saturday, November 17, 2018

[Review] dan Haul Wardah Aloe Hydramild Face Wash

wardahaloest.ives


Kalau di postingan ini judulnya Haul dan Review, kali ini, dibalik. Kenapa dibalik? Karena sebenarnya cuma mau review si Wardah Aloe Hydramild face wash, tapi demi estetika gambar, si St.Ives ikutan difoto. Biar si Apricot ga ngiri sama si Lidah buaya, lebih efisien judulnya saja agak di modif dikit. Hehe

Saturday, September 29, 2018

[Haul] Dan Review Biokos 30's Vital Nutrition

bikos30'svitalnutrition


Sebenarnya Saya kurang cocok bikin judul Haul, karena Saya jarang sekali belanja produk-produk baru. Karena Saya orangnya hemat alias medit. Kali ini bikin judul haul karena kebetulan lagi coba produk baru yang belum Saya coba sebelumnya. Produk-produk itu adalah skincare dari Biokos, face scrub Himalaya, kuteks Beauty Story, Cologne Belia dan Biore Pore pack.

Sunday, November 12, 2017

[HAUL] Review Wardah Exclusive Liquid Foundation, Creme 21 dan Palm Olive

wardahexclusiveliquidfoundation

Biasanya kalau beuaty blogger kenamaan, bakal posting haul rutin setiap bulannya. Tapi Saya kan blogger yang orientasinya ga jelas, (sebenarnya malas aja sih), jadi boleh lah semua produk yang Saya beli dirangkum saja setelah beberapa bulan. Dan lagi pula Saya juga ga belanja beauty product banyak-banyak seperti kelen-kelen yang budget buat kecantikannya mungkin lebih besar dari Saya. *medit modeon*

1. Creme 21

Jadi beberapa bulan lalu Saya sempat bosan dengan natural beauty product. Saya lagi pengen sesuatu yang wangi. Sudah beberapa tahun ini Saya memakai EVOO atau VCO untuk skincare from head to toe. Saya sempat kembali ke krim kesayangan Saya dari kecil, Vaseline Petroleum Jelly. Setelah habisa sempat beli Viva skin food dan Nivea cream yang warna biru. Saya suka banget sama semua krim tersebut untuk hal melembabkan kulit. Tapi terlalu thick dan jadinya agak susah diblend. Akhirnya Saya ditawari Creme 21 oleh Mbak-mbak Century. Saya tanya, "Ini bisa buat muka dan badan kan?". Kata Mbaknya bisa. Kalau mau body lotionnya, juga ada. Tapi akhirnya Saya ambil Creme 21 ini.

Pemakaian pertama, Saya langsung jatuh cinta. Pertama, karena teksturnya sedikit lebih cair dari Nivea jadi lebih gampang diblend. Kedua, wanginya enak banget dan lembut. Kalau kalian pernah coba produk The Body Shop yang almond, Creme 21 ini wanginya mirip (dan jelas jauh lebih murah ;D). Ketiga, kemampuan untuk melembabkannya juara, tanpa harus berasa berminyak. Ini pembelian Saya yang kedua. Kali ini Saya pakai sebelum memakai foundation. Dan Saya sudah kembali ke EVOO untuk skin care harian Saya. Creme 21 ini versatile deh. Waktu beberapa waktu lalu location hunting dengan filmmaker dari Korea, Saya juga bawa krim ini. Jauh lebih simple daripada bawa-bawa botol minyak dan aplikasinya juga gampang. Secara waktu kerja sama team Korea, mereka cepat gerak banget. Kalau Saya harus pakai body oil, yang ada bisa ditinggal rombongan.


Teksture Creme 21






2. Wardah Exclusive Liquid Foundation

Saya lagi bosan pakai BB cream. Saya lagi pengen pakai foundation. Tapi takut hasilnya lenong banget karena agak susah nyari warnanya untuk kulit Saya. Kalaupun ada harganya pasti muahal. Dan Saya suka dengan tampilan makeup yang dewy. Selama ini Saya cocok dengan BB cream dari Revlon. Selain hasilnya dewy, warnanya juga mengikuti warna asli kulit Saya. Saya gugling dari para beauty blogger dan vlogger kenamaan tentang foundation dengan hasil dewy dan banyak yang merekomendasikan Wardah Exclusive Liquid Foundation. Akhirnya Saya coba ke counter Wardah. Kebetulan Saya suka dengan lipstick mereka, jadi Saya mau coba produk lainnya. 

Saya pilih warna natural no. 4. Begitu coba testernya, warnanya berhasil nge-blend dengan baik dengan kulit Saya. Walau keterangan dibotolnya foundation ini menghasilkan tampilan dewy, Saya masih merasa perlu menambah sedikit foundation untuk membuatnya nge-blend lebih baik lagi dan terlihat lebih 'basah' lagi. Akhirnya karena Saya sudah punya Creme 21 sebagai krim kesayangan, Saya beli foundation Wardah ini.


Wardah Exclusive Liquid Foundation Natural
Masih terlihat natural kan?

Ini hasil akhirnya. Benar-benar sempurna. Hasilnya bagus banget. Aku syukaaa foundation ini!

Beli Wardah Exclusive Liquid Foundation 04 disini

3. Palm Olive Shower Gel

Saya lagi kerajingan sesuatu yang wangi. Mungkin karena belakangan Saya suka merasa agak stress dan tegang, Saya perlu sesuatu untuk membuat Saya merasa tenang dan relax. Sampai-sampai Saya stock beberapa dupa untuk Saya bakar saat stress melanda.
Awalnya Saya pikir sabun Palm Olive ini cuma sekedar wangi. Ternyata Palm Olive ini juara banget untuk melembabkan kulit kering. Jadi dapat dua manfaat, wangi yang enak dan kulit yang lembut. Palm Olive wangi bisa tahan sekitar 2 jam-an dikulit setelah mandi dan yang paling seru, wangi sabun ini bisa merebak keseluruh ruangan. Lain kali Saya mau coba varian yang lain.

Beli Palm Olive Shower Gel disini

Ada produk rekomen ga dari kalian yang bisa aku coba? Share yuk!


Saturday, May 27, 2017

[Freebies] Wardah Intense Matte Lipstick & Lightening Foam

 I love May 2017 so far. Banyak banget hal-hal seru dan manis dibulan ini. I'm so grateful. Terima kasih Tuhan atas segalanya. Bulan ini lagi sibuk banget, meeting hampir setiap hari dan mesti curi-curi waktu untuk fokus duduk depan laptop dan mikir. Kantor Saya sedang fokus untuk membuat digital content. Saat ini kita masih pitching kesana kemari.

Akhir April lalu Saya diundang ke Resonation 2017, women conference pertama di Indonesia dengan menghadirkan Sophia Amoruso sebagai keynote speakersnya. Karena Saya undangan platinum, mereka kasih Saya goodie bag. Diantaranya yang bikin Saya sumringah, Saya dapat lipstick nya Wardah. Walau lagi ngincer yang warnanya nude kecoklatan, Saya cukup senang kok dapet yang warna Retro Red. Selain lipstick, Saya juga dapat sabun muka dari Wardah. Wah... Lumayan yaa... Ada bahan buat nge-review di blog. Hehehe.

1. Wardah Intense Matte Lipstick Retro Red

Untuk lipstick hari-hari, Saya memang sudah lama pakai lipsticknya Wardah. Karena koleksi warnanya yang cocok dengan skin tone dan harganya yang murah dengan kualitas yang bagus. Saya setiap hari pakai matte lipstick Wardah no. 16, Summer Pink. Nah, bedanya matte lipstick dengan yang Saya punya dan yang baru ini apa? Kalau matte lipstick Wardah, teksturnya ga 100% matte, tapi lebih ke creamy. Sedangkan Intense Matte ini totally matte.

Wardah Intense Matte ini kemasannya bulat kecil. Mengingatkan Saya sama lipstick Mirabella. Sayang sekali bentuknya kurang kokoh, bahkan lipstick Saya sudah patah bagian atasnya. Tekstur lipstick ini lembut saat dipulas dibibir. Walau totally matte, lipstick ini ga bikin bibir Saya retak-retak setelah pemakain beberapa jam, tidak seperti saat Saya pakai lipstick lipcream dari Anastasia Beverly Hills. Memang sepertinya Saya kurang cocok pake lipcream. Retro Red ini shade nya cocok banget di skintone Saya. Merahnya ada hint kecoklatan. Dan si Retro Red ini jadi lipstick kesayangan Saya sekarang, apalagi kalau mau keluar rumah sebentar dan lagi males dandan, udah bisa bikin muka kelihatan fresh. Kebetulan Saya udah bosan dengan lipstick merah Saya yang MAC Cremesheen Brave Red. Untuk lipstick merah, Saya lebih cocok pakai yang matte dibanding yang creamy karena bibir Saya sudah tebal.





2. Wardah Lightening Creamy Foam

 

Ini adalah pertama kalinya Saya coba produk Wardah selain make up. Dan... Lagi-lagi Saya jatuh cinta. Sabun muka Wardah ini lembut banget di muka, ga seperti sabun lainnya yang bikin kulit terasa kayak ketarik setelah cuci muka. Selain itu, kemampuan membersihkannya hebat banget. Saya coba untuk cuci muka dengan wajah full make up, setelah itu Saya coba bersihkan dengan Pond's shake and clear, sama sekali ga ada sisa make up. Tapi sabun ini ga bisa membersihkan makeup yang waterproof seperti maskara. Lumayan banget buat ngirit kapas dan cleanser. Hehehehe. 

Tekstur sabun dan busanya lembut creamy gitu dan wanginya lembut menenangkan. Bikin betah sambil mijit-mijit muka. Jempol banget deh untuk Wardah.


Kalau kalian, apa produk favorit dari Wardah? Share yuk disini :)

Wednesday, July 13, 2016

Cantik Dari Hati



 Setiap manusia yang terlahir kedunia ini diharapkan untuk menjadi kholifah di muka bumi. Artinya setiap manusia wajib menjadi pribadi yang baik. Seorang manusia yang memiliki kebaikan hati akan terpancar dari setiap perkataan dan perbuatannya. Dan kehadiran orang-orang ini begitu mempesona siapapun yang berada didekatnya.

Wanita diberi anugrah sebagai mahkuk ciptaan Tuhan yang paling indah. Seiring berjalannya waktu, definisi kecantikan seorang wanita tidak ada yang mutlak. Setiap manusia memiliki definisi sendiri seperti apa wanita cantik itu. Apakah wanita yang berambut pirang atau hitam? Apakah wanita yang memakai sepatu hak tinggi atau tampil gaya dengan sneakers? Seringkali kita menilai kecantikan seorang wanita itu dari fisik dan apa yang dia pakai. Tapi wanita yang memiliki kecantikan dari hati sudah pasti cantik menurut semua orang. Cantik dari hati memancarkan energi positif dan menarik energi positif kedalam dirinya. Seorang wanita yang cantik dari hati mampu memberikan inspirasi bagi lingkungannya. Bagaimana kah cantik dari hati dapat terpancar? Berikut 4 B yang bisa kamu contoh:

1. Berpikir Positif
"Apa yang kita pikirkan, itulah yang akan terjadi"-The Secret. Pikiran positif pasti akan menghasilkan perilaku dan ucapan yang baik. Dengan berpikir positif, kita akan tumbuh menjadi pribadi yang tenang dan optimis. Orang yang berpikir positif selalu mensyukuri apa yang dimiliki dan terjadi dalam hidupnya. Itu sebabnya mereka terlihat bahagia.

2. Berbagi
 Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan. Ada banyak cara untuk berbagi. Bisa dengan memberi saran, menjadi donatur atau aktif dalam kegiatan sosial. Berbagi bisa membuat hidup kita lebih berarti. Jika kita bisa mengulurkan tangan untuk orang lain, artinya diri kita bermanfaat.

3. Belajar Hal Baru
Jaman yang terus berubah menuntut kita untuk selalu up to date. Dengan terus belajar, kita meningkatkan kualitas diri, baik untuk profesional maupun dalam kehidupan sosial. Banyak sekali hal yang bisa dipelajari. Apalagi saat ini sudah banyak fasilitas yang memudahkan kita untuk belajar dan mencari referensi. Bahkan untuk seorang ibu rumah tangga pun harus terus belajar hal baru. Hal ini diperlukan untuk membentuk karakter keluarga yang berkualitas. 

Body is just casing. But personality is everything

4. Berhias 
Berpenampilan menarik tak harus mahal dan ribet. Kenali kelebihan dan kekurangan diri. Berhias tak perlu berlebihan yang penting terlihat segar. Dengan tampilan yang tepat, diri kita akan terlihat lebih menarik. Ada banyak panduan yang bisa dipelajari baik dari blog atau youtube. Saya mengandalkan lipstik dari Wardah untuk menunjang penampilan. 
 

*Review Wardah Exclusive Lipstick dan Wardah Matte Lipstick




Saya suka sekali dengan campaign #CantikDariHati yang dibuat Wardah. Pesan yang disampaikan lewat TVC versi Cantik Dari Hati sangat bagus. Mengingatkan kita untuk tidak hanya peduli dengan diri sendiri tapi juga dengan orang lain. Wardah menjadi salah satu brand kecantikan yang kemajuannya sangat pesat beberapa tahun ini. Strategi marketing Wardah memang massive, hampir semua media (tv atau cetak) pasti ada promo Wardah.  Tak cukup hanya strategi marketing yang bagus, kualitas Wardah sebagai brand lokal juga sangat bagus.



 Tulisan ini Saya buat untuk disertakan dalam lomba Blog Writing yang diadakan oleh Wardah. Saya juga ingin menginspirasi pembaca tulisan ini agar lebih percaya diri memancarkan kecantikan hatinya. 



Friday, March 25, 2016

Eyeliner My Darling

Saya menemukan eyeliner merk My Darling ini secara ga sengaja. Eyeliner ini sebenarnya udah Saya beli dan pakai sejak 8 bulan yang lalu. Ceritanya waktu itu pulang kerja dan lagi ngerasa bete aja. Biasanya kalo lagi bete, dilampiaskan untuk mempercantik diri, entah ke salon atau beli baju. Haha, daripada misuh-misuh disocmed kaaan. Tiba-tiba kepikiran pengen beli eyeliner cair karena eyeliner pensil yang Saya pake ga bisa untuk ngebentuk winged eyeliner. Saya gugling lah eyeliner local brand yang murah dan banyak beauty blogger yang merekomendasikan My Darling eyeliner. Menurut para beauty blogger, My Darling bisa dibeli di toko komestik yang biasa jualan dipinggir-pinggir koridor mall gitu atau di toko pernak-pernik. Dan Sayapun beli My Darling ditoko pernak-pernik. Harganya cuma Rp 22.000,-. Ga pake mikir langsung bungkus.

Keesokan paginya saat dandan mau kerja, langsung Saya pake si My Darling ini. Dan Saya amaze sama hasilnya. So bold and matte! Ga kalah sama eyeliner Lancome. Kuas My Darling ini lemas dan runcing, jadi bisa bikin garis tipis atau tebal. Seharian mood Saya jadi bagus banget gara-gara punya eyeliner baru yang bikin mata jadi pop-up 😁.

Namun sayang, eyeliner My Darling ga waterproof. Walau ga waterproof, eyeliner ini ga akan bikin mata kamu jadi kayak mata rakun. Paling ngeletek-ngeletek dikit gitu sih. Kecuali kalo kamu kucek-kucek mata atau nangis kejer, ya Bhay! deh. Jadi kalo pake eyeliner ini, kamu harus bawa terus didalam tas buat touch up, jaga-jaga kalo eyelinernya mulai ngeletek. My Darling bisa awet seharian, ya dengan catatan kamu ga kucek-kucek mata ya 😁.
Yang bikin sebel, saat narik kuas eyeliner ini harus pelan-pelan supaya cairannya ga ikut keluar-keluar. Karena bentuk wadahnya menyempit dibagian leher. Kan sayang jadi kebuang.

I think i need to improve my skill for draw eyeliner. Dari foto itu keliatan kan masih berantakan. Hehe.


Thursday, March 24, 2016

Eyeshadow LT Pro by La Tulipe

Bulan ini tuh sebenarnya Saya dapat banyak beauty product gratisan dari brand-brand yang tergolong high end. Tapi setelah Saya coba, ternyata Saya ga suka produknya. Daripada Saya menjatuhkan dengan review jelek, lebih baik ga usah direview sama sekali. Sama kayak kalo Saya nonton film. Kalo Saya ga suka filmnya, yo mangut mangut aja sama filmmakernya 😁. Kalo filmnya bagus, Saya bakal bantu promoin atas inisiatif sendiri.

Diblog ini sepertinya banyak yang baca review Saya soal lipstick Wardah. Ternyata review kosmetik sangat dicari ya sekarang ini. So, kali ini Saya mau review eyeshadow yang Saya pakai sehari-hari. Kulit Saya itu warnanya nanggung, ga gelap ga terang. Makanya pakai eyeshadow cuma masuk warna yang bernuansa coklat atau warm color. Paling kalo mau agak girlie, bisa pakai eyeshadow warna ungu kecoklatan. Ya gitu dah muka Saya agak susah dibikin macem-macem.

Lt pro adalah brand lokal. Dan Saya suka banget sama eyeshadow ini. Sebelumnya Saya pakai eyeshadow Caring yang paletnya ada 3 warna, gold, coklat tua dan orange. Tapi Saya jarang pakai yang orange. Kan Sayang. Jadi begitu warna gold habis, Saya mau beli eyeshadow yang refillan aja. Dan jatuh cintalah pada LT Pro eyeshadow ini. Eyeshadow LT Pro yang Saya pakai itu warna gold dan coklat tua. Yang warna gold sifatnya shimmery. Sedangkan yang coklat warnanya matte. Saya memang lebih masuk pakai warna yang shimmery. Dikulit Saya terlihat lebih hidup. Warna gold Saya baurkan diseluruh kelopak mata dan coklat tua Saya baurkan disudut luar mata agar memberikan efek bayangan yang bagus. Tapi kadang-kadang Saya campur aja gold dan coklat dengan kuas baru diaplikasikan ke mata. LT Pro ini warnanya sangat pigmented dan gampang dibaur. Bahkan eyeshadow brand high end yang Saya punya saja kalah bagus dengan LT Pro.

Warna goldnya medok ga? Nggak sama sekali sih dikulit Saya. Ketebalan warna bisa disesuaikan kok. Kadang kalo lagi pengen make up no makeup looks, Saya pakai warna gold ini tipis-tipis aja. Entahlah warna gold ini favorite Saya buat eyeshadow.


LT Pro punya 2 macam eyeshadow, yaitu shimmery dan matte. Harga kemasan refill eyeshadow LT Pro kalo ga salah Rp 45.000,- untuk satu warna. Murah kan? Udahlah Saya mah emang cocoknya sama make up lokal yang murah tapi kualitasnya ga kalah sama make up luar 😁. Jadi next time kalo mau kasih Saya gratisan, mending kasih make up lokal. Turut mensupport produk anak bangsa juga bukan....(ciee anak bangsa)


Tuesday, March 15, 2016

Wardah Matte Lipstick



 Ternyata postingan review Wardah Exclusive Lipstick viewersnya lumayan juga di blog ini. Mungkin ini karena fashion and beauty industry lagi menggeliat pesat. Terbukti dari beberapa beauty blogger yang terlihat semakin makmur *uhuk. Tinggal tunggu aja nih ada yang mau bikin film about fashion and beauty. Treatmentnya ala-ala film Sofia Coppola, warni warni seperti Marie Antoinette dan fashionable ala The Bling Ring (Hai, ini kode lho 😝). Kan kalo yang bertema hijab udah banyak banget yaa tahun lalu.

Ok kembali ke lipstick. Saya kan kalau beli sesuatu pasti nunggu habis dulu. Nah, waktu lipstick Wardah Exclusive Golden Coral Saya sudah mulai rata dan kalau mau pakai harus pake kuas, Saya segera ke konter Wardah. Kali ini pengen nyoba lipstick matte karena lagi hits. Tapi ga mau yang bikin bibir kering kayak merk 3 huruf itu. Sempat bingung karena you know kan lipstick Wardah itu warnanya lucu-lucu banget dan hampir semuanya cocok di skin tone Saya. Saya tanya sama Mbak-Mbak Wardah, warna yang mirip Golden Coral yang mana? Akhirnya dikasih Wardah Matte Lipstick Summer Pink.

Tapi si Summer pink ini warnanya lebih muda dari Golden Coral. Kalau Saya pakai jadi terlalu soft. Tapi Saya suka, tapi Saya bingung. Gimana dong? Emang sih si Mbak-Mbak Wardah ini bilang kalo Matte collection lebih bagus kalo dicampur sama warna lain. Saya coba timpa Summer Pink ini dengan Golden coral yang Saya bawa. Dan hasilnya emang lebih oke kalo dicampur! Akhirnya Saya beli deh si Summer Pink ini seharga < Rp 40.000,- (lupa harga persisnya).

Wardah Matte Summer Pink ini walau jenisnya matte, tapi masih ada rasa moist gitu dibibir. Jadi enak, bibir ga kayak kanebo kering. Dan ternyata makin kesini Saya makin suka Summer Pink ini dipakai tanpa campuran warna lain.








Hasilnya ya lembut banget buat hari-hari. Kalo buat acara malam, kadang Saya suka campur sama MAC yang Cremesheen Lickable (fuschia pink) atau yang Cremesheen Brave Red. Yesss lipstick maratus rebu dicampur sama lipstick mapuluh rebu :)))).

Wardah Matte lipstick ini lumayan awet, walau habis makan, masih ada sisa warna yang nempel dan ga perlu buru-buru touch up. Okelah untuk lipstick seharga dibawah 50 ribu.

Btw, Wardah ni royal banget lho kalo kasih sponsor. Coba lihat, film apa yang ga ada sponsor Wardahnya? Mungkin sesuai prinsipnya yang muslimah kali yaa, jadi harus saling tolong menolong. 😁. Makanya Wardah juga kelihatannya jadi lebih pesat perkembangan usahanya.
Semoga kalau pihak Wardah baca review ini, mereka mau kasih Saya kontrak sponsor buat 3 film (ini serius do'a lho 😝).


Saturday, January 3, 2015

Cintai Produk Lokal

Masih ingat slogan “Aku Cinta Produk Indonesia”? Slogan yang sangat populer di tahun 1998 saat negara Indonesia mengalami krisis moneter. Mari kita lihat keadaan sekarang ini. Semua orang bangga menunjukkan label produk import. Karena bagi mereka itu prestige, menunjukan kalau mereka mampu membeli produk import yang harganya bisa 2 kali lipat dari produk lokal. Brand-

brand luar pun semakin menjamur apalagi di kota besar.


Disini kita ambil 1 contoh yaitu produk fashion. Kenapa fashion? Karena sebagian orang membelanjakan uangnya untuk membeli pakaian terlebih pakaian merupakan kebutuhan premier.  Masih banyak orang yang memandang dengan sebelah mata untuk produk-produk buatan dalam negeri. Sekarang mari kita kupas lebih dalam bagaimana perkembangan industri fashion dalam negeri ini.


Saat ini banyak sekali bermunculan designer-designer yang menelurkan brand lokal. Sebut saja Tikprive, Tulisan dan Up Shoes. Mereka menciptakan produk yang up to date dan mengerahkan semua sumber daya yang Indonesia miliki. Designer-designer ini turut andil dalam memajukan negara. Terlebih produk mereka memang sudah memiliki standard International.


Banyak sekali produk lokal yang diproduksi dengan baik, memiliki bahan material yang bagus dan umur ekonomis yang panjang. Contohnya Elizabeth dan Buccherri. Tapi sayang sekali masyarakat kita lebih suka dengan merk luar yang umur ekonomisnya lebih pendek. Dipakai 1 tahun sudah rusak.

Jika ditelusuri lagi ada banyak produk lokal yang dibuat untuk kebutuhan kita sehari-hari. Seperti produk perawatan tubuh dan make up. Kita punya Sari Ayu, Fanbo, Mustika Ratu dan sebagainya. Harga mereka 10x lebih murah daripada kosmetik import dengan kualitas yang sama.


Ini bukan hanya menjadi PR bagi pemerintah. Tapi juga kita semua. Ada beberapa sebab kenapa banyak orang lebih memilih produk import salah satunya yang paling sering ditemukan adalah soal design. Produk lokal kebanyakan membuat model yang lebih cocok untuk golongan usia diatas 35 tahun.  Ini menjadi bahan evaluasi dan tantangan bagi produsen untuk terus meningkatkan kreatifitas dalam hal design agar target pasar mereka bisa lebih luas dan menjangkau konsumen muda. Jika para produsen sudah memiliki brand statement, mereka pun akan lebih siap bersanding dengan brand-brand luar. Dan juga kesempatan untuk dieksport pun akan lebih terbuka lebar. Ini sangat baik untuk meningkatkan pendapatan negara. Dengan begitu kita tidak akan tergantung dengan produk import. Jika kita bisa membuatnya didalam negeri, kenapa tidak? Jika pemerintah, pengusaha dan masyarakat konsisten untuk membangun industri dalam negeri, bukan hal yang mustahil jika dalam waktu 5 tahun mendatang kita akan melihat anak-anak muda begitu bangga menggunakan produk lokal.


Mungkin fashion terdengar sepele. Tapi jika urusan gaya hidup saja harus import bagaimana untuk kebutuhan hidup lainnya? Beberapa waktu lalu kita sempat import beras, gula, ikan, daging bahkan buah-buahan. Kondisi ini timbul bisa saja karena memang permintaan akan produk import bertambah. Lagi-lagi soal kualitas. Tugas pemerintah adalah menemukan solusi agar para petani dan nelayan dapat menghasilkan produk pangan yang berkualitas.  Paling tidak kita dapat memenuhi kebutuhan sendiri dulu sebelum kita mengeksport. Negeri kita ini begitu luas. Iklim kita tidak ekstrim seperti negara-negara di Barat yang memungkinkan kita selalu memiliki sumber daya alam yang bagus.



Kita harus mendidik generasi saat ini untuk menjadi generasi yang mandiri. Semua ini akan berdampak bagi kekuatan negara Indonesia dimata dunia. Meningkatkan produksi dalam negeri akan meningkatkan laju perekonomian Indonesia.


Wednesday, July 23, 2014

Wardah Exclusive Lipstick










Berhubung lagi campaign gerakan cinta produk Indonesia, kali ini Saya mau review sedikit lipstick Wardah. 

Lipstick favorite Saya adalah Sari Ayu Geulis 3. Karena warnanya pas banget untuk kulit Saya yang tingkat gelap terangnya nanggung :D. Selain itu harganya juga sangat bersahabat. Sekitar Rp 35.000,-. Tapi beberapa waktu yang lalu Saya kesulitan mendapatkan si Geulis ini. Sudah ke Pasaraya Blok M dan Sarinah tapi nihil karena stock sedang habis.


Akhirnya Saya lihat-lihat lipstick koleksi Wardah. Wah.. Ternyata warnyanya lucu-lucu. Saya coba dibibir, warnanya mampu menutupi lapisan bibir dengan sempurna. Akhirya pilihan Saya jatuh ke Exclusive Lipstick warna Golden Coral. Harganya bersahabat, Saya lupa harga persisnya yang pasti dibawah Rp 50.000,-. 


Foto paling atas, lipstick yang rata itu Sari Ayu Geulis 3. Yang baru tentu saja Wardah Exclusive Lipstick Golden Coral. Sama persis kan warnanya.

Foto Saya dengan baju pink, Saya pakai Wardah. Foto dibawahnya Saya pakai Sari Ayu.


Wardah ini enak banget. Selain warnanya awet, dibibir juga lembut. Pernah coba tanpa pakai lipbalm dulu, bibir tetap lembab. Recommended banget Wardah ini. Produk Indonesia dengan harga murah dan kualitas bagus.


Tuesday, February 25, 2014

I Love Local Product

Kebetulan sekali Marina sedang mengadakan Blogger Competition dengan tema "Marina 24hours Beauty Challenge". Marina adalah salah satu produk lokal favorite Saya. Harganya memang murah, tetapi kualitas tidak kalah dengan produk import. Saya pun ingin ikut serta, tidak harus jadi pemenang. Jadi pemenang itu bonus. Tapi misi Saya disini adalah mengajak orang-orang khususnya kaum remaja putri pecinta produk Marina untuk lebih mendukung produk buatan dalam negeri. Banyak orang yang gengsi memakai produk dalam negeri karena harganya yang murah. Sehingga mungkin bagi sebagain orang berpikir produk ini hanya untuk Mbak-Mbak. Padahal seperti yang Saya bilang diatas, kualitasnya juga bagus, seperti Marina Natural ini.






Marina Natural mampu melembabkan kulit dan dan membuat kulit terasa halus. Ga ada cerita kulit kering bersisik. Setiap pagi Saya rutin memakai lotion ke seluruh tubuh. Karena kulit sehat adalah investasi kita kaum wanita. Maka harus rajin merawatnya dari sekarang. Variant Marina Natural favorit Saya itu rich moisturizing avocado & olive (botol hijau). Karena kulit Saya normal cenderung kering. Wanginya juga Saya suka, ga mencolok dan segar. Bikin semangat. Awalnya Saya tidak terlalu peduli dengan label "memberikan perlindungan 24jam" yang penting kulit Saya tidak kering. Hingga suatu hari Saya sadari saat hendak mandi malam, kulit dibagian punggung masih terasa lembab dan halus seperti pagi hari saat memakai Marina lotion. Wow ini produk bagus juga. Semakin suka sama Marina.





Ada beberapa kemasan mulai dari 100ml sampai paling jumbo 350ml. Pas banget yang 350ml untuk pemakaian satu bulan. Harganya tidak sampai 10ribu rupiah! Kalau hemat gini bisa cepat mandi uang :D. Teksturnya juga enak, creamy. Ini yang bisa kasih kamu kelembaban ekstra.

Saya pernah beli produk import yang harganya lumayan mahal untuk stock lotion Saya di kantor. Dengan maksud ya biar kalau orang kantor lihat, Saya ga dibilang norak-norak amat. Tapi lotion itu malah membuat kulit tangan Saya kering dan kaku. Tidak nyaman. Akhirnya Saya beli saja lotion Marina. Murah meriah dan bagus. Dan Saya pikir, untuk apa gengsi memakai produk murah kalau yang mahal belum tentu bagus? Lagipula jika bukan kita yang mendukung penggunaan produk dalam negeri, siapa lagi? Selama ini juga Saya selalu bilang "Cintai film buatan negeri sendiri, kita bikinnya susah". Tidak adil jika Saya hanya peduli di satu bidang saja. Maka itu perlahan Saya memakai produk dalam negeri dalam untuk pakaian, perawatan tubuh dan sebagainya. Tekad Saya adalah turut serta memajukan perekonomian bangsa.

Jadi ayo teman-teman jangan malas merawat kulit. Untuk mendapatkan kulit bagus tidak perlu mahal yang penting harus rutin. Dan cintailah produk dalam negeri, seperti Marina Natural lotion. Doakan Saya menang ya! Selain hadianya menarik karena butuh Macbook supaya bisa ngedit film, jika terpilih jadi Icon Beauty Blogger Marina Saya mau mengkampanyekan untuk mencintai produk buatan Indonesia dan tentu saja lotion favorit Saya, Marina  :)