Showing posts with label Lifestyle. Show all posts
Showing posts with label Lifestyle. Show all posts

Sunday, July 14, 2019

The Colorful Of Singapore

thecolorfulofsingapore


Bulan Juni lalu Saya pergi ke Singapore. Singapore adalah negara favorite Saya di ASEAN dan wajib dikunjungi paling tidak 2x setahun. Karena negara Singapore itu kecil dan suasananya hampir mirip dengan Jakarta, seringkali Saya hanya menghabiskan akhir pekan disana. Saya belum pernah share pengalaman travel sebelumnya di blog. Maka kali ini Saya akan menceritakan pengalaman Saya ke Singapore kemarin. Sebelumnya Saya sempat share lewat Insta Story Tak lengkap jika belum ditulis ulang di blog.

Monday, June 3, 2019

6 Manfaat Menjalani Kehidupan Personal dan Profesional Dengan Seimbang

6ManfaatMenjalaniKehidupandanPersonaldanProfesionalDenganSeimbang

Apakah Kamu seringkali merasa lelah saat bangun pagi padahal tidur sudah cukup? Rasa lelah itu adalah sinyal tubuh bahwa Kamu sedang stress. Stress bukan saja karena sedang menghadapi masalah. Stress bisa datang saat Kamu merasa.... Bosan. Ya, bosan melakukan rutinitas yang sama, bosan mendengar ocehan klien, dan bosan karena kurang inspirasi dalam menjalani hidup. Rasa bosan itu bisa muncul disebabkan Kamu tidak punya kehidupan dan karir yang seimbang. Setiap hari rutinitas Kamu hanya rumah dan kantor.

Saturday, May 11, 2019

5 Things I Wish I Knew Before Start A Blog

5-things-i-wish-i-knew-before-start-a-blog


Saya memulai blog ini sejak tahun 2007. Awalnya hanya berisi curhat-curhat ga jelas. Karena awalnya fungsi blog memang seperti itu. Beda dengan masa kini yang sangat diperhatikan unsur estetikanya. Dulu blog ini juga isinya macam-macam. Dari lirik lagu, foto-foto, sampai video. Design-nya pun sangat warna-warni. Blog ini telah melewati beberapa fase sesuai dengan bertambahnya usia dan kematangan pribadi Saya. Dan selama 12 tahun itu pula, masih menggunakan url yang sama, yaitu nama Saya sendiri.


Sunday, April 28, 2019

Fashion Tips For Petite Girls

fashiontipsforpetitegirls


Penampilan adalah salah satu hal penunjang untuk mendapatkan pekerjaan atau kehidupan sosial yang baik. Yes, people do judge by your looks. Perlu diingat, cantik atau jelek itu relatif, tapi menarik bisa dibentuk. Kesalahan yang sering kita lakukan adalah agar terlihat stylish, kita selalu membeli baju yang sesuai trend tanpa di cek kembali apakah cocok untuk tubuh kita. Tidak semua trend harus dan bisa ditiru. Bukannya terlihat stylish malah terlihat norak jika tidak cocok dibadan kita.

Saturday, January 26, 2019

Berapa Sih Biaya Hidup Layak Di Jakarta?

biayahidupdijakarta

Jakarta, salah satu kota besar metropolitan di dunia. Semua terlihat serba gemerlap. Kehidupan hampir 24 jam tanpa tidur. City that never sleep. Gerak cepat adalah wajib hukumnya jika tak mau ketinggalan. Sebagai pusat pemerintahan, wajar jika kehidupan di Jakarta jauh lebih maju dibandingkan kota lainnya di Indonesia.


Sunday, December 16, 2018

Penampilan Adalah Investasi

penampilanadalahinvestasi


Jargon "Dont' judge A book By The Cover" rasanya tidak selalu benar. Pada kenyataannya, kita selalu menilai orang dari tampilannya. Apalagi di era digital saat ini, saat semua orang dengan mudah meng-upload foto ke social media tak lupa dengan hastag #OOTD. Penampilan bukan sekedar gaya hidup, namun sebuah kebutuhan.


Tuesday, November 20, 2018

Kenapa Self Care Itu Penting?

selfcarePhotobyDariaShevtsovafromPexels


Wanita karir apalagi yang tinggal dan bekerja di kota besar, rentan sekali diserang stress. Stress datang dari berbagai masalah, bahkan dari hal kecil. Setiap berangkat dan pulang kantor desak-desakkan di kereta, klien kasih deadline mepet, e-mail dan chat datang bertubi-tubi saat banyak hal yang harus diurus, mungkin bagi yang sudah berkeluarga tiba-tiba anak sakit. Stress adalah hal yang tak bisa kita hindari selama kita hidup. Kabar buruknya, Jakarta adalah salah satu kota dengan tingkat stress yang tinggi. Kita yang budaya kerjanya bisa dibilang agak slow saja bisa terserang stress, tak heran banyak kasus karyawan di Jepang bunuh diri karena kelelahan bekerja.


Saturday, June 30, 2018

Agar Hari Senin Menyenangkan

Image from https://dabblesandbabbles.com/8-free-styled-desktop-photos-for-amazing-blog-posts/

Hallo, apa kabar semuanya? Karena liburan lebaran yang extra panjang, baru bisa nge-blog lagi karena kerjaan membeludak menjelang dan setelah liburan. Ditambah Rabu lalu libur lagi karena Pilkada Nasional. Jalanan Jakarta sejak Senin sudah mulai pada. Tapi sepertinya masih banyak juga yang masih ambil cuti dan baru masuk Senin depan.

Sebenarnya ide post kali ini sudah disimpan lumayan lama. Dan sepertinya waktunya tepat sekali setelah liburan yang extra panjang. Hari Senin biasa saja sudah berat rasanya, apalagi setelah libur panjang.

Rasanya 90% orang di planet ini benci hari Senin. Hari dimana semua orang harus langsung pasang gigi 5 setelah 2 hari libur. Kalo untuk anak sekolah, mungkin karena malas ikut upacara bendera. Eh, tapi anak-anak sekarang masih ada upacara bendera ga ya?

Saya sendiri syukurnya ga pernah benci hari Senin. Biasa aja. Kalo mau sebel kan, bisa hari apa aja. Malah kadang Saya suka plesetin kalo Senin itu MONey DAY. Karena hari Senin adalah hari pertama dalam 1 minggu untuk mulai kerja cari nafkah. Alasan Saya ga pernah benci hari Senin adalah karena ada bill yang harus Saya bayar setiap bulannya. Makanya ga boleh malas-malasan. Hahaha.

Saya mau berbagi tips, gimana sih supaya Senin berjalan lebih ringan? Sebagai permulaan hari, penting lho menjaga mood tetap bagus agar hari-hari kita selama seminggu berjalan lebih asyik. Saya akan bagi 2 tahap. Yang pertama, hal yang bisa dilakukan saat weekend. Yang kedua, saat hari Senin itu sendiri tiba.

Weekend


1. Buat Rencana Untuk Seminggu Kedepan

Sekitar 3 tahun belakangan, Saya jarang sibuk kalau Senin. Biasanya Senin Saya pakai untuk susun rencana kerja dan rencana-rencana lainnya. Saya juga jarang bikin janji meeting berat di hari Senin. Hari Senin juga biasanya Saya pakai untuk melihat kembali progress kerjaan-kerjaan minggu sebelumnya. Selain itu Saya juga bikin goal, apa saja yang mau dicapai, baik kerjaan maupun personal.

Nah, karena kita sudah rencanakan semua. jangan lupa untuk menyisipkan jadwal hore-hore sama teman / bersosialisasi di tengah minggu. Misalnya makan siang diluar. Hal ini bukan hanya bagus untuk menjaga mood, tapi bagus pula untuk menjaga relasi.

2. Selesaikan Tugas Domestik Yang Besar

Jangan sampai selama seminggu kamu repot setiap pagi. Saat libur, sebaiknya sisihkan waktu untuk urusan domestik yang membutuhkan waktu lama untuk mengerjakannya. Jadi di hari lainnya kita bisa mencicil urusan domestik yang ringan-ringan saja.

3. Self Care

Selama seminggu badan dan pikiran kita terus dipekerjakan. Akhir pekan adalah waktu yang baik untuk memanjakan diri. Luluran, hair mask atau pijat. Selain bagus untuk tubuh, perawatan ini pastinya juga menunjang penampilan. Penampilan bersih itu penting banget untuk berkarir. Jadi jangan lupakan re-touch diri saat libur.

Senin


1. Bangun Pagi

Dengan bangun pagi kita bisa lebih punya waktu banyak untuk menyiapkan hari. Dari sekedar menikmati secangkir kopi dan membaca berita, atau berolahraga agar tubuh lebih aktif. Di pagi hari bisa digunakan untuk quality time dengan orang-orang tersayang sebelum disibukkan oleh urusan lain.

2. #MondayPlaylist

Music terbukti bisa meningkatkan mood dengan ampuh. Coba deh set #MondayPlaylist di Spotify dan putar saat kamu bersiap-siap akan berangkat kerja. Saya juga buatkan template #MondayPlaylist untuk insta story. What is your #MondayPlaylist? Lebih seru juga kalau berbagi playlist dengan teman atau pasangan.

Insta Story Template


Yang terpenting adalah bersyukur dan nikmati saja hari-harimu. Bersyukur untuk pekerjaan dan kesehatan.

Baca juga : Morning Routine , 6 Monday Morning Rituals That Will Make You More Successful

Semoga hari Senin mu menyenangkan!





Sunday, June 3, 2018

6 Cara Agar THR Digunakan Dengan Maksimal

Photo by Artem Bali from Pexels
Photo by Artem Bali from Pexels

Minggu ini adalah minggu terakhir untuk karyawan kantoran untuk bekerja. Minggu ini juga yang ditunggu-tunggu semua orang akhirnya datang apalagi kalau bukan THR.
THR ini buat sebagian besar orang jelas menggembirakan. Tapi ga berlaku buat yang punya usaha, apalagi kalau karyawannya banyak. Jadi gimana, gaes? Masih punya cita-cita jadi entrepreneur kan? Hahahaha. Kalau Saya sih belum kuat. Biar bosque saja dulu yang menjalani.

Baca: Jadi Wirausaha Itu Tidak Mudah

Tradisi di bulan puasa dan hari raya selalu membuat pengeluaran jauh lebih besar dari bulan-bulan lainnya. Hal ini ga hanya berlaku untuk yang muslim. Non muslim pun merasakan dampaknya. Warung makan banyak yang tutup saat siang hari, menjelang lebaran dan sepanjang libur lebaran, bikin kita mau ga mau sering makan di restoran. Mungkin bagi kalian yang sehari-harinya terbiasa beli makan dari resto ga akan terlalu berasa ya. Jujur, Saya sih ga sanggup kalo keseringan makan pake menu resto. #kizmin. Belum lagi harus siapin dana buat mudik. Bisa-bisa THR yang dinanti-nanti cuma numpang lewat. Ya iya sih yang namanya pendapatan memang digunakan untuk membiayai kebutuhan. Nah, Saya mau kasih tips supaya THR mu penggunaannya lebih maksimal.

1. Bayar Hutang

Hidup dengan hutang ga ada enak-enaknya. Ngutang ke bank, bunganya aduh gile. Ngutang ke teman, lama balikin bikin malu hati. Berhutang itu ga semuanya buruk, kok. Karena ada orang yang terpaksa berhutang karena benar-benar butuh. I've been there. Haha. Nah kalo berhutang cuma buat memenuhi gengsi, itu namanya cari mati.

Hal pertama yang harus dilakukan saat terima THR adalah, bayar hutang-hutang itu. Tahan segala shoplist. Selamatkan dulu harga diri. Ga ada kompromi.

Baca: 5 Tips Bebas Hutang

2. Ditabung atau Investasi

Kalo hidupmu diberkahi dengan tidak ada hutang apapun. Gunakan THR mu untuk menabung. 50% mungkin? Terdengar banyak. Tapi THR kan memang pemasukan tambahan. Ga ada ruginya sesekali menabung lebih banyak dari biasanya. Dirimu akan berterima kasih disuatu hari berkat tindakan ini.

3. Siapkan Untuk Kebutuhan

Kebutuhan ya. Bukan keinginan. Kebutuhan setiap orang beda-beda. Kalo punya kampung, ya siapkan dana untuk mudik dari tiket sampai petty cash untuk jaga-jaga di kampung nanti buat bantu-bantu keluarga merayakan hari raya. Jika ada barang yang perlu diganti, segera beli baru, mumpung ada duitnya. Beli sepatu baru boleh ga? Boleh, kalo sepatumu memang udah harus diganti. Beli baju lebaran? Coba cek, baju lebaran tahun-tahun sebelumnya masih bisa dipakai kan? Lagipula harga baju muslim menjelang hari raya biasanya lebih mahal. Lebih baik kalo mau beli baju lebaran, belinya pas hari-hari biasa.

4. Zakat Fitrah

Jangan sampai terlewat. Karena ini hukumnya wajib. Ada hak orang tak mampu direzekimu.

5. Treat Yourself

Selama ini kita kerja keras bagai kuda, belum lagi tekanan dari atasan atau client yang sering bikin nangis, kita berhak kok untuk menikmati hasil dari jerih payah. Setelah memenuhi semua kewajiban dan kebutuhan, beri sedikit hadiah untuk diri sendiri. Gunakan sisa-sisa uang THR untuk hura-hura sedikit. Kalo sisanya masih banyak, bisa pergi liburan yang agak jauh. Biar nanti semangat lagi saat masuk kerja.


Berapapun besar pendapatanmu jika di manage dengan benar akan memberikan dampak yang maksimal. Ini bukan soal uang cepat habis atau tidak, tapi menggunakannya dengan tepat. Kita kerja cari uang memang untuk memenuhi kebutuhan hidup.


Monday, January 29, 2018

[Recipe] Detox Drink Golden Turmetic Latte

Detox Drink Golden Tumeric


Seperti biasa, mulai dari hari ulang tahun Saya sampai memasuki tahun baru adalah masa-masa work hard party hard. Setiap weekend ada aja perayaan. Ulang tahun, closing party kantor, gong-nya ya pas malam pergantian tahun. Perayaan tahun baru kemarin berakhir dengan hangover parah. Saya sempat muntah-muntah dari pagi sampai siang. Hari pertama 2018, lemah tak berdaya. Sisa-sisa perayaan Saya berkata dalam hati "I need detox", "Gue ga mau minum lagi", "I hate those smell". Tentu saja kata-kata yang kedua hanya berlaku sementara. Hahahaha! Saya paksakan makan sesuatu, akhirnya makan soto ayam dan es teh manis. Tak lupa minum obat lambung. Sejam kemudian...... Hidupku kembali indah. Hahahaha!!

Saya riset dulu resep minuman detox apa yang paling praktis buat Saya. Awalnya mau nyoba pakai Apple Ciger Vinegar tapi kata Lenty, teman Saya, asamnya nyegrak banget. Agak ngeri kalau lambungnya kurang kuat. Emang dasar netijen, mau detox aja pake pengumuman di twitter. Denny, teman Saya yang juga pembuat musik untuk film, memberikan Saya resep Golden Turmeric Latte ini, dengan bahan utama kunyit. Dia minum ini hampir setiap hari dan merasa badannya jauh lebih segar.

Saya tahu kunyit adalah rempah-rempah dengan khasiat segudang. Bukan hanya untuk melancarkan datang bulan, tapi juga untuk mencegah penuaan dini dan mengurangi resiko penyakit kanker. Pernah ada riset kenapa orang India jarang kena kanker. Karena hampir semua bumbu masakan mereka mengandung kunyit. Saya juga pernah ketemu nenek-nenek usia 90-an. Kulitnya walau keriput tapi masih terlihat bagus dan badannya masih bugar. Dia bilang karena rajin minum air kunyit. Dan lagi pula Indonesia kaya akan rempah-rempah. Rempah-rempah berjasa dalam pembangunan kerajaan-kerajaan di Eropa pada abad ke-16. Orang-orang Eropa sampai jauh berlayar ke negara kita sampai mereka membuat peta rahasia bernama jalur rempah. (Saya pernah menulis tentang Jalur Rempah disini)

Oke, Saya kasih tahu resep minuman kunyit yang agak sophisticated ini. Demi kepraktisan, Saya memakai bumbu bubuk yang Saya beli di supermarket


Bahan:

1. 1 sendok teh kunyit bubuk
2. Jahe bubuk secukupnya
3. Bubuk cinnamon/kayu manis secukupnya
4. Susu cair (boleh almond milk atau susu lainnya)
5. Optional, gula secukupnya (I can't live without sugar. Please don't judge :P)

Turmeric, ginger, cinnamon

Cara buat:
Panaskan susu cair, setelah agak panas, masukkan semua bahan-bahan. Aduk-aduk sampai mendidih. Jadi deh.

Waktu minum:
Sebelum tidur atau dipagi hari setelah bangun tidur. Atau suka-suka ngana sajalah.

Saya beli bumbu bubuk ini totalnya sekitar Rp 20.000,- . Kalau kalian malas ke supermarket, coba saja beli di Lemonilo
Golden Turmeric Latte ini cara detox yang murah. Ini bisa jadi optional kalau kalian masih #kizmin untuk beli lemon yang harganya lumayan :D

Selamat mencoba!


Wednesday, January 24, 2018

10 Piece Clothes For Capsule Wardrobe

Photo from Pexels.com 


Di awal 2018 ini Saya belum belanja baju. Saya bukan tipe orang yang berbondong-bondong belanja saat sale. Karena Saya tetap strict pada prinsip Saya untuk belanja, hanya beli yang perlu. Lagipula sale akan selalu ada. Jadi ga usah takut kehabisan barang. Nah, dalam satu tahun, Saya sudah buat list baju apa saja yang mau Saya beli. Dan setiap bulannya Saya hanya belanja 1 PIECE baju. Kecuali ada occasion tertentu yang mengharuskan Saya beli baju yang belum ada di lemari. 

Btw, sejak tahun 2016, Saya belum belanja baju sama sekali. Dan ditahun lalu Saya sempat beli 3 sepatu karena memang sepatu-sepatu Saya sudah rusak. Cukup sudah puasa belanja, tahun ini Saya mau beli beberapa baju baru. Kebetulan baju-baju Saya sudah lumayan banyak yang Saya sumbangkan saat baru pindahan ke kost baru di akhir 2016. Karena belakangan Saya lagi tergila-gila sama TV Series Hollywood "Scandal", Saya jadi terinpirasi untuk beli baju baru sesuai color palette nya wardrobe Olivia Pope (pemeran utama Scandal).


photo dari sini
   
Saya bikin kolase seperti foto-foto dibawah ini. Ada koleksi dari H&M, Forever 21 dan Zalora. Items ini sangat mudah untuk di mix and match. Intinya capsule wardrobe itu kan untuk menghemat waktu saat milih mau pake baju yang mana, menghemat ruang lemari dan tentu saja hemat uang.





Item yang wajib Saya beli:
1. Blazer
2. Cardigan
3. Atasan 
4. Rok dan celana 
5. Dress

Karena kerjaan Saya suasananya casual business , jadi Saya beli yang bisa dipakai untuk kerja tapi ga terkesan playful dan yang bisa dipakai saat casual tapi tetap rapi.





Untuk inspirasi aksesoris seperti sepatu dan tas, Saya ambil foto dari Zalora Indonesia.

1. High heels : Zalora collection
2. Wedges dan flats : Apple Green
3. Sport shoes : New balance
4. Sling dan satchel bag : Gobelini
5. Clutch : Symbolize

Item aksesoris diatas memang Saya pilih yang warna netral juga. Warna-warna itu sangat mudah dipandankan dengan pakaian apapun. Karena prinsip Saya dalam pakaian adalah classic dan timeless. Jadi ga perlu impulsif dengan trend baru.

Sudah terinspirasi untuk gaya baru di 2018? Share yuk ;)



Tuesday, March 28, 2017

Vitamin Herbal Untuk Menigkatkan Daya Tahan Tubuh




Akhirnya udah agak chill nih setelah sebulan lebih fokus untuk webseries #PDKT . Jadi yaa... jangan dikira ngerjain webseries untuk konten Youtube doang, bakal gampang. Padahal ribetnya sama kayak ngerjain syutingan lain. Nanti Saya bakal cerita Behind The Scene webseries PDKT ya. Seru lah pokoknya. Ini aja masih deg-deggan gimana reaksi public terlebih temen-temen yang suka ngereview film. Setiap project pasti memiliki tantangan yang berbeda. Walau sudah berusaha sebaik mungkin kadang ada saja hal yang tidak bisa kita kontrol. Kuncinya satu, kudu pasrah. Hehehe.

Beberapa hari setelah syuting PDKT, Saya sempat sakit. Awalnya demam lumayan tinggi lanjut muntah-muntah. Padahal Saya harus selalu ready untuk urusan post production PDKT yang ga kalah ribetnya kayak waktu preps. Dan... Ini adalah sakit pertama Saya sejak 2014. Yess, Saya ga salah ketik. 2014 Saya kena DBD dan hampir die karena dehidrasi dan pendarahan akut. Makanya waktu sakit kemarin Saya sempat panik takut kena DBD lagi karena gejalanya kurang lebih sama. Tapi syukurlah... Sakit ini hanya karena virus. Sistem imun Saya cukup bagus. Flu aja Saya ga pernah walau cuaca kadang panas kadang hujan ditambah pressure kerjaan yang lagi menggila. Saya orang yang sangat peduli sama kesehatan. Tidak mau makan sembarangan, selalu menyempatkan olahraga paling tidak 1 minggu sekali adalah cara Saya menjaga kesehatan tubuh. Makanya sempat heran kenapa bisa sakit perasaan ga ada yang salah. Dugaan Saya sakit kemarin karena catering waktu syuting kurang higienis. Iya sih, waktu syuting Saya sempat bete sama kateringnya, perasaan budget kateringnya sudah mahal tapi kok rasa makanannya ya gitu deh. Janjinya ada buah tapi ini ga ada buah sama sekali.

Akhirnya setelah selesai pengobatan dari dokter, Saya langsung ke apotek beli vitamin untuk daya tahan tubuh. Saya tuh ga suka vitamin yang dipasaran sebenarnya. Karena pasti ada zat tambahan. Saya sukanya yang natural aja. Akhirnya sama Mbak-mbak Apoteker direkomen Stimuno Forte
Apa benar Stimuno ini dari bahan herbal? Review nya gimana? Saya ga mau langsung beli. Sayang aja kalo Saya ga suka trus akhirnya kebuang. Akhirnya nemu beberapa artikel di http://www.serbaherba.com/daya-tahan soal Stimuno ini. Lengkap dengan review nya. Akhirnya Saya beli deh karena reviewnya bagus-bagus.


Begitu sampai rumah, Saya baca lebih detail lagi komposisi Stimuno Forte ini. Stimuno Forte hanya mengandung ektrak Phylanthus niruri. Niruri ini berkhasiat untuk mencegah baju ginjal, hepatitis, flu dan TBC. Wow, multifungsi juga ya. Kalau diperhatikan dari foto ini, kelihatan banget daun Niruri yang sudah jadi bubuk. Yang Saya suka dari Stimuno Forte ini adalah bentuk kapsulnya yang kecil. Tidak seperti kapsul vitamin pada umumnya yang harus dipotek 2 dulu baru bisa ditelan.



Setelah selesai project PDKT ini, masih ada project lain yang menunggu untuk dieksekusi. Saya sudah kecolongan sekali kemarin karena sistem imunnya kurang mantab. Saya ga boleh lalai lagi menjaga kesehatan tubuh. Bayar dokter mahal, Sis. Untung kemarin cuma karena salah makan dan ga perlu dirawat. Saya harus lebih perhatikan lagi makanan yang masuk ke tubuh dan tak lupa minum Stimuno setiap hari. Btw, Saya mau ikutan challenge ah. Pokoknya tahun 2017 ini harus #sehat365hari. Supaya bisa lebih maksimal dalam berkarya. Ga ada lagi lah yang namanya filmmaker langganan sakit tipus. Masak setiap habis project trus sakit. Kapan kaya nya :p. 
 

Tuesday, March 14, 2017

Supaya Gebetan Ga Lepas, ini 5 Tips PDKT Paling Ampuh


PDKT itu adalah masa-masa mengenal lebih jauh orang yang kita taksir sebelum berlanjut ketahap berikutnya. Banyak yang bilang PDKT lebih seru daripada pacarannya sendiri. Mmm... Gimana ya, Mungkin saat PDKT kita lagi ada di fase berambisi menaklukkan hatinya. Pokoknya semua terpusat ke gebetan. Sampe lupa kalau kita punya kehidupan yang tetap harus dijalani. PDKT bisa bikin kita terlihat seperti orang paling bahagia sedunia. Handphone ga lepas dari tangan. Deg-deggan saat bales chat dari si dia. Atau... Malah stalking semua social media dia. Sampe stalking mantan pacarnya siapa aja trus membandingkannya dengan diri kita sendiri. Bener apa bener? 😋

Kalo buat Saya pribadi yang agak picky milih pasangan, PDKT itu ibarat masa-masa probation saat baru masuk kerja. Kalau sudah lewat masa probation, baru bisa putuskan dia cocok dijadikan pacar atau nggak. Nyari pasangan itu sama seperti nyari pekerjaan. Yang pasti chemistry nya harus dapet dulu. Karena urusan perasaan dan pencernaan harus selaras demi kedamaian pikiran.

"Saya udah PDKT setahun tapi ga jadian juga. Gimana ya?"
Kalo sampe setahun sih namanya bukan PDKT, tapi digantungin. Hahaha *pukpuk*. Daripada digantungin ga jelas atau PDKT nya berubah jadi Pernah Dekat Kemudian Terlupakan, coba tips-tips ampuh dibawah ini:

1. Jadi Diri Sendiri
Karakter manusia ini bermacam-macam. Hari gini pasti deh rajin stalking dia dan nyari tau dia suka tipe yang kayak gimana. Kalo kamu tipe yang sederhana, ga perlu maksa jadi kayak Syahrini atau Zayn Malik. Bukannya keren malah kayak alay. Kamu ga perlu berubah untuk menyesuaikan dengan si dia. Karena kamu bukan power ranger. Dia harus mengenal karakter asli kamu supaya saat pacaran nanti dia ga berpikir, "Waktu dulu begitu kok sekarang begini?". Dengan jadi diri sendiri kamu juga jadi lebih terlihat seseorang yang punya prinsip.

2. Conversation Is The Key
Fisik menarik memang selalu berhasil membuat semua orang menoleh. Kalau cakep tapi boring, percuma saja. Pasangan  kan bukan hanya untuk dipandangi, tapi diajak ngobrol. Untuk membiarkan api cinta tetap membara, isi otak kamu jangan itu-itu saja. Banyak baca dan bergaul yang benar supaya makin pintar. Kamu ga perlu jadi pakar, at least kamu tahu apa yang sedang terjadi didunia ini. Jadi kamu selalu punya bahan obrolan.

3. Bikin Penasaran
Percayalah trik tarik ulur akan tetap berhasil karena pada kodratnya manusia suka tantangan. Kesalahan yang sering orang yang lagi PDKT lakukan adalah menjadi Please Man. "Aku pengen jadi orang nomor satu buat dia kapanpun". Sikap kayak gini malah bikin kesan kamu ga punya kesibukkan lain selain mikirin dia. Coba deh jangan selalu mengiyakan ajakkan kencan atau membalas pesan si dia secepat kekuatan cahaya Ultraman. Psst... Cara ini berlaku untuk setiap fase hubungan 😁

4. Tahan Diri Untuk Pamer Di Social Media
Kalian kan belum resmi pacaran. Ngapain juga kasih tau keseluruh dunia kalo dia idamanmu. Perhatikan lagi poin nomor 3. Ga perlu juga posting kode-kode supaya diperhatiin. Kalian bukan lumba-lumba yang berkomunikasi dengan kirim kode.

5. Tetap Tampil Menarik dan Bersih
Please jangan bikin gebetanmu risih saat jalan bareng karena penampilanmu yang terlalu sembrono. Pakai baju ga matching atau ke mall pake sendal tidur hotel, sumpah itu ga banget. Bagaimana dia bisa menghargai kamu kelak kalau kamu ga menghargai diri sendiri.  Cantik dan ganteng memang relatif, tapi menarik itu mutlak. Pernah lihat kan orang yang biasa saja tapi selalu dikagumi orang-orang?

Nah, kalo kamu mau belajar lebih banyak lagi, coba deh nonton webseries PDKT yang akan tayang perdana tanggal 14 Maret 2017 di channel Youtube Alfamart atau Nation Pictures. Kamu juga bisa tau gimana para jomblo-jomblo ini mencari cinta. Webseries PDKT akan tayang setiap hari Selasa selama 4 minggu berturut-turut.








Jadi menurutmu PDKT itu apa sih?


Tuesday, January 24, 2017

Tetap Produktif Walau Kerja Di Rumah


Jaman sekarang kita bisa kerja dimana saja dan kapan saja. Ga terbatas harus jadi orang kantoran. Profesi freelancer sekarang juga semakin banyak. Walau masih banyak orang yang menyeritkan dahi saat mendengar kata freelancer. Hahahahaha. Saya sudah setahun belakangan juga banyak kerja dari rumah. To be honest, it is not my style. Saya lebih suka jadi orang kantoran yang setiap hari harus datang ke kantor. Tapi belum ada yang hire buat in-house lagi, ya sudahlah sementara jadi freelancer.

Enak ga sih kerja di rumah? Yah... enak ga enak. Enaknya ga perlu buru-buru di pagi hari kecuali ada meeting pagi. Ga enaknya disangka pengangguran sama Ibu Kost. Well,,, namanya freelancer kalo lagi ga ada project ya nganggur juga sih. Haha. Oh satu lagi. Pendapatan ga pasti. Yeaah... Saya tipe orang yang lebih suka sama gaji bulanan sih.

Jadi gimana caranya supaya tetap nyaman kerja di rumah? Saya pribadi punya beberapa rules.

1. Ga akan buka laptop atau kerja sebelum mandi
Yess, walau kerja di rumah bukan berarti ga rapi saat bekerja. Saya harus mandi dan wangi dulu sebelum buka laptop. Ini juga bikin Saya lebih fokus dan semangat saat sedang mengerjakan sesuatu.

2. Waktu bekerja seperti orang kantoran
Maksudnya Saya ga akan mulai kerja kalau belum jam 9. Trus sebelum itu ngapain dong? Ya ngerjain kerjaan lain seperti beres-beres, olahraga atau ngaji 😁. Dan Saya juga akan berhenti kerja jika sudah pukul 6 sore. Seriously, I need chill time, Cyin. Jadi Saya tetap mengutamakan keseimbangan waktu walau kerja di rumah. Tapi biasanya Saya kerja cuma 3jam-an.

3. Punya meja/spot kerja
Beneran deh walau bisa ngetik-ngetik laptop di kasur, ngetik di meja akan bikin kita lebih fokus kerja. Suasana ruangan juga sangat penting. Makanya usahakan ruangan kerja selalu bersih, wangi dan artistik. Biar berasa punya ruangan ala-ala blogger luar negeri 😁

4. Atur waktu dengan baik
Ada saatnya di satu minggu jadwal meeting padat. Nah disini lagi-lagi kita harus atur waktu. Saya dalam sehari hanya mau punya 2 meeting. Dan tidak semua ajakan Saya penuhi karena Saya harus punya prioritas siapa dulu yang harus ditemui. Untungnya Saya belum pernah mengalami deadline yang benar-benar mepet. Karena prinsip Saya ga mau diperbudak sama pekerjaan. Walaupun perlu kerjaan juga sih.  Saya harus tahu batasan maksimal kerja Saya agar tetap waras.

5. Pantang bekerja saat weekend
Weekend adalah waktu Saya untuk refresh otak. Saya juga perlu inspirasi atau gali ilmu baru. Kalaupun harus kerja atau buka laptop, itu hanya maksimal 3 jam di 1 hari dari 2 hari weekend. Jadi hari libur lainnya ya ga ada acara buka laptop.


Jadi freelancer bukan berarti bisa kerja semau-maunya. Tetap harus disiplin dalam pembagian waktu. Karena kalau ga bisa mengatur waktu dengan baik, efeknya akan buruk untuk diri kita sendiri. "Aduh Saya ga bisa kayak gitu. Numpuk banget nih kerjaan". Itu tandanya perlu bantuan, boleh lah Saya ini dioper-oper project-an. Hahaha ujungnya ngiklan 😁





Tuesday, December 20, 2016

Natural Cleanser



Bukan.... Saya bukan mau masak atau bikin kue. Ga punya dapur soalnya.😁. Judul tulisannya saja Natural Cleanser. Tapi kok fotonya sitrun dan baking soda? Iya... Kedua bahan untuk kue-kuehan ini juga bisa sebagai bahan pembersih rumah yang lebih ramah lingkungan.

Saya itu ga bisa kena pembersih rumah kecuali sabun cuci. Yang lainnya sukses bikin kulit Saya gatal-gatal dan panas. Dan biasanya bau bahan pembersih rumah itu bikin pusing dan jauh dari wangi segar. Sedangkan sitrun dan baking soda baunya lebih netral. Makanya Saya selalu sedia 2 bahan ini dirumah. Memang apa saja sih fungsinya?

Citroen Zoor
Sitrun biasa dipakai untuk membuat buah-buahan lebih tahan lama dan tidak terlalu lembek. Jadi kalau mau bikin sop buah, bisa ditambahkan sitrun ini. Kegunaan sitrun selain untuk makanan juga  bisa dipakai untuk memutihkan pakaian putih dan menghilangkan noda pada pakaian tanpa membuat warna luntur. Pemakaiannya cukup satu sendok makan dicampur detergen secukupnya dan tambahkan air secukupnya lalu rendam kurang lebih 30 menit. Hati-hati jangan terlalu banyak karena bisa membuat pakaian gampang sobek. Saya biasa pakai ini untuk mencuci handuk, mukena, selimut dan sprei berwarna terang dan coat.

Baking Soda
Saya sempat No Poo alias keramas tanpa shampoo. Tapi sekarang lagi malas. Nah, Baking Soda ini Saya pakai untuk membuat shampoo alami. Bisa dibaca disini untuk tutorialnya. Selain itu baking soda juga bisa untuk membantu mengurangi warna kusam pada gigi. Caranya tempelkan sikat gigi pada baking soda, lalu gosok gigi seperti biasa.

Beralih untuk penggunaan pembersih rumah. Saya membersihkan kloset dengan cara mencampurkan sitrun, baking soda dan detergen. Biarkan kurang lebih 10-20 menit sambil membersihkan bagian toilet lainnya. Setelah itu sikat kloset lalu siram. Hasilnya sangat memuaskan. Kloset kelihatan kinclong tanpa bahan kimia yang bikin kulit gatal. Saya kan setiap hari pasti minum kopi. Gelas kopi dan sendok suka meninggalkan noda  kopi yang tidak bisa hilang dengan pencucian biasa. Padahal sudah Saya gosok-gosok. Nah, baking soda ini bisa bikin gelas bersih lagi. Cukup taburkan sedikit baking soda, biarkan 10 menit lalu cuci seperti biasa. Jadi kalau ada yang berkunjung, ga malu kalau ngasih minum gara-gara gelas dekil.

Baking soda banyak banget fungsinya. Kadang suka Saya pakai untuk mencuci pakaian kalau ga ada sitrun. Karena baking soda lebih mudah dicari dibanding sitrun.

Untuk bersih-bersih rumah ga harus beli berbagai macam jenis. Sitrun dan baking soda adalah pembersih all in one, ramah lingkungan dan hemat. Less is more. Kalau kamu, apa pembersih alami favoritnya? Share yuk 😊


Tuesday, November 29, 2016

#KapanMapan





Baru saja Saya buka twitter dan membaca ada sebuah kuis dari OJK gerakkan #AyoNabung. Kontra isu banget ya sama gerakkan rush money beberapa hari yang lalu. Tapi, sebelum ikut gerakkan rush money, pertanyaan Saya cuma satu. Emang situ punya duit berapa banyak sih di bank? Kok pede banget kalo ikutan rush money bakal bikin perekonomian dan perbankan kacau. 😋. Daripada ikutan rush money, mending ikut #AyoNabung biar mapan. Hahahaha.

*Disclaimer: postingan ini tidak diikutkan dalam partisipasi lomba OJK dan tidak mendapat imbalan apapun. Tulisan ini murni inisiatif dari penulis.


Kata kuis tersebut, "Menurutmu, kapan waktu yang tepat untuk investasi dan apa alasannya?"

So this is my answer based on my experience. Disini Saya membedakan menabung dan berinvestasi. Kalau menabung, bisa dimulai sejak usia sekolah. Kalau adik-adik yang uang jajannya bulanan, bisa sisihkan 10%. Tapi jika bicara investasi, biasanya ini bisa dilakukan saat kita sudah mulai bekerja. Karena pendapatan dan kesiapan mental juga lebih stabil (walau ada beberapa yang bekerja sebagai freelancer dan dapat bayaran per-project). Kapan mulainya? Dari 6 bulan - 1 tahun pertama kerja. Jadi namanya baru kerja, baru megang duit sendiri, ga ada salahnya kasih waktu untuk 'foya-foya'. Hitung-hitung sebagai reward atas hasil kuliah atau sekolah kamu. Tapi foya-foyanya jangan kelamaan.
 
Langkah pertama, bikin investasi dana darurat dulu. Saya bikin 1 rekening khusus yang akan auto debet setiap bulannya 10% dari gaji bulanan. Coba tanya bank masing-masing, ada yang menyediakan layanan ini? Dan biasanya ada jangka waktu minumum yaitu 2 tahun. Ambil saja platform yang paling pendek dulu. Beneran ga akan berasa. Tau-tau pas jatuh tempo, lumayan banget hasil tabungan kita selama 2 tahun itu.
 
Selanjutnya, uang itu mau dilanjutkan investasinya atau mau dipakai untuk apa harus jelas tujuannya. Mau buat DP kuliah lagi, liburan, atau ditabung lagi, bebas. Nah, karena sudah lebih mapan secara pendapatan karena usia kerja sudah masuk tahun ke 3, coba beranikan untuk investasi di Reksadana. Coba tanya bank lagi supaya lebih praktis, apakah mereka ada layanan tabungan reksadana. Kenapa reksadana? Karena modalnya tidak sebesar saham dan resikonya tidak sebesar saham. Return dari reksadana juga lumayan. Dan biasanya investasi reksadana dipakai untuk investasi jangka pendek-menengah. Jadi kalian harus punya tujuan jelas dulu uangnya mau dipakai untuk apa nantinya.

Sebenarnya produk investasi yang bisa kita coba untuk pemula itu ada Obligasi dan emas mulia. Tapi kedua produk ini modal awalnya cukup besar. Kalau punya uang lebih, bisa dicoba untuk investasi disini. Silahkan kalian pilih mana yang lebih cocok untuk kondisi keuangan kalian. Pokoknya penting untuk mengatur keuangan pribadi. Karena jangan sampai hidup kita malah menjadi beban untuk orang lain karena ga punya kemampuan mengelola uang sendiri. Jangan sampai diusia setengah abad nanti, hasil kerja keras kita malah tidak terlihat. 




Friday, September 23, 2016

[Review] A Simple Life By Desi Anwar


Banyak cara untuk menikmati 'Me Time'. Beruntung Saya tinggal sendiri dan masih single jadi punya 'me time' yang lumayan banyak. Biasanya Saya menonton DVD atau membaca buku. Membaca buku bagi Saya memberikan nutrisi untuk otak. Hampir setiap hari sebelum tidur Saya menyempatkan diri untuk membaca buku walau sekedar 2 halaman. Dengan membaca, Saya mendapat inspirasi dan merasa lebih percaya diri jika berhadapan dengan orang lain karena merasa punya cukup pengetahuan sebagai bahan obrolan. Film dan buku adalah 2 hal yang tidak dipisahkan dari Saya. 

Tahun lalu Saya membeli buku "A Simple Life" yang ditulis oleh Desi Anwar. Judulnya yang sederhana, justru membuatnya paling menonjol diantara deretan buku-buku lainnya di toko buku. Kita mengenal Desi Anwar sebagai pembaca berita senior di Indonesia. Saya masih ingat ketika masih kecil, Desi Anwar setiap hari muncul di Seputar Indonesia. Mama Saya juga penggemar beliau karena pembawaanya yang cerdas. Bahkan Mama Saya pernah berpesan, "Nanti kalau sudah besar, Kamu harus pintar seperti dia yah, Nak". Karirnya dibidang jurnalis terus menanjak hingga hari ini dia bertahan di posisi puncak.


A Simple Life berisi 53 catatan tentang bagaimana menikmati hidup dengan cara yang sederhana. Buku ini juga disisipi foto-foto karya Desi Anwar hasil dari perjalanannya keliling dunia. Saat membaca catatan pertama, Saya langsung hanyut karena rasa damai menyelimuti hati dan pikiran. Banyak sekali hal kecil dalam hidup kita yang dapat membuat hidup lebih bahagia. Seperti yang tertulis dibagian "Enjoy A Lie-In", sesekali kita berhak untuk bermalas-malasan ditempat tidur untuk mengisi kembali pikiran dan tenaga yang sudah bekerja keras untuk beberapa waktu. Nikmati waktu istirahat sampai tubuh berkata 'bangun'. Dijamin kita akan merasa lebih segar dari sebelumnya. 

Semua prinsip spiritual seperti Mindfulness dan Gratitude ada di buku ini. Dengan membaca A Simple Life dijamin akan membuat kita kembali menapak bumi setelah berinteraksi dengan hiruk pikuk kehidupan. Cara bertutur Desi Anwar begitu ringan membuat kesan tidak berjarak antara penulis dan pembaca. Walau hampir tidak ditemukan kalimat-kalimat ala pujangga, buku ini tetap berhasil membuat kita jatuh cinta. Salah satu bagian favorit Saya di bab "Carpe Diem". Desi bercerita tentang seorang temannya yang selalu menikmati  hari ini sehingga membuat dia lebih mudah mendapatkan apa yang diinginkan karena tidak pernah mengkhawatirkan masa depan.

Sampai hari ini Saya masih membaca-baca ulang A Simple Life. Saat Saya membutuhkan suntikan semangat baru, Saya langsung ambil buku ini dan membaca bab-bab nya secara acak. Buku ini mengajarkan kita untuk lebih mencintai diri sendiri, menikmati waktu yang ada dan lebih produktif dalam menjalani hari. Tulisan Desi Anwar bagaikan candu. Dia berhasil mentransfer energi positif kepada pembacanya. Hidupnya yang kaya akan pengalaman membuat tulisannya ditunggu orang banyak. Saya pun berniat untuk membeli buku-bukunya yang lain.


Tuesday, August 30, 2016

Lebih Fokus Dengan Mindfulness





Sepertinya masih banyak blog Indonesia yang belum membahas hal-hal spritual dan self improvement. Saya sendiri banyak baca tentang artikel spiritual dari blog atau web luar negeri. Padahal bacaan-bacaan  seperti ini perlu lho untuk mengembangkan pribadi yang lebih baik dan tenang. Menurut Saya saat ini darurat people mindset development. Makanya banyak banget kan kalau kita lihat di social media orang-orang yang masih berpikir sempit.

Saya mulai tertarik tentang spiritual sejak baca buku The Secret. Spiritual itu cangkupannya luas sekali. Intinya bagaimana agar kita bisa bahagia dan tenang dengan menyelaraskan diri kita dengan alam. Di blog ini Saya juga sudah cukup banyak menulis tentang spiritual dan self improvement. Kali ini Saya mau menulis tentang Mindfulness.

Apa sih Mindfulness itu? Yaitu suatu keadaan diri yang fokus pada keadaan saat ini berupa rasa dan pikiran. Saat ini banyak sekali Saya lihat orang yang tidak mindful. Mereka merasa bisa multitasking yang menyebabkan mereka tidak terorganisir dan tidak fokus sehingga hasilnya kurang maksimal. Mereka kurang peka dengan keadaan saat ini. Misalnya makan sambil menyelesaikan pekerjaan atau mengobrol sambil main handphone.

Beberapa waktu lalu Saya menyaksikan sendiri teman Saya yang tidak mindful. Saat dia sedang minum kopi, tiba-tiba dia beranjak untuk mengerjakan sesuatu. Belum beres, langsung mengerjakan hal lain. Lalu duduk lagi. Jujur saja Saya yang melihatnya gatal untuk menahan dia agar bisa duduk dulu dengan tenang sambil menikmati kopinya. Akhirnya benar saja. Karena kurang fokus, ada saja hal yang terlewatkan. Yah... Teman Saya ini salah satu contoh orang yang belum paham apa itu mindfulness. Bagi Saya mindfulness adalah salah satu bentuk meditasi. Oleh sebab itu kenapa mindfulness sangat penting dilakukan agar diri kita bisa bahagia dan tenang.

Saya sendiri punya morning routine sebagai salah satu latihan untuk mindfulness. Agar bisa mindful, Saya bikin jadwal kegiatan sehingga bisa hidup lebih teratur tanpa harus diatur oleh kesibukkan-kesibukkan. Saya menetapkan skala prioritas mana yang harus dikerjakan lebih dulu. Mindfulness juga melatih kita agar lebih disiplin. Itulah kenapa orang-orang sukses selalu menerapkan mindfulness karena mereka selalu fokus sehingga mereka bisa lebih produktif.

Manfaat mindfulness selain untuk meredakan stress juga bisa untuk memperbaiki hubungan karena akan membuat kita lebih memerhatikan dan mendengar lawan bicara kita. Suka kesal kan kalau sedang berbicara tapi lawan bicara malah sibuk main handphone atau sambil mengerjakan sesuatu.... Jadi mulai sekarang yuk biasakan untuk mindful. Nikmati kopimu dipagi hari, rasakan hangatnya mengalir dari lidah ke kerongkongan. Fokus menyelesaikan pekerjaan satu persatu sesuai skala prioritas. Dengarkan lawan bicaramu. Saya ingin bikin tantangan mindfulness untuk 7 hari. Rasakan bedanya :)


Tuesday, August 9, 2016

Kenapa Punya Blog?



Sekarang ini banyak banget orang yang jadi terkenal karena blog. Dan sebutan blogger menjadi hype bahkan profesi. Saya sendiri mulai nge-blog sejak SMA sekitar tahun 2005-an. Saat itu blog tampilannya belum se-visual blog-blog masa kini. Diwaktu itu blog hanya berupa rangkaian kalimat. Jika ada yang memasang foto, fotonya pun tidak sekeren blog-blog saat ini. Ah.... Rindu rasanya membaca sebuah blog seperti itu. Dan pada saat itu sepertinya para blogger tidak terlalu peduli pada traffic visitors. Kalau sekarang para blogger seperti berlomba-lomba mendapat banyak visitors agar bisa dapat pemasukkan tambahan dari brand yang meng-endorse mereka. Sebutannya pun bermacam-macam, ada beauty blogger, lifestyle blogger, traveling blogger, dan masih banyak lagi.

Lalu, penting ga sih punya blog? Ya.... Tergantung. Saya tidak bisa menjawab penting atau tidak. Karena tak banyak orang yang bisa membuat konten blog yang menarik dan konsisten untuk nulis di blog. Saya mau berbagi 3 alasan paling dasar kenapa sih sebaiknya kita punya blog di era digital ini berdasarkan pendapat pribadi.

1. Menulis Itu Abadi
Sebenarnya bukan hanya menulis tapi berkarya akan membuat nama kita lebih panjang dari umur kita. Dan menulis adalah cara berkarya yang paling mudah dan murah. Karena menulis adalah skill dasar manusia. Apalagi di era digital saat ini, sangat mudah untuk meninggalkan rekam jejak tulisan kita. Dengan membuat blog, kita bisa berbagi informasi dan ilmu kepada banyak orang. Dan ini adalah kebiasaan yang bagus. Tahu gak kenapa bangsa Indonesia tidak banyak memiliki bukti sejarah? Karena bangsa kita tidak dibiasakan menulis, tidak seperti bangsa lainnya. Ditambah dengan sistem pengarsippan yang buruk. Seperti yang terjadi pada arsip film Indonesia jaman dulu. Untung saja ada yang berinisiatif untuk merestorasi film-film Indonesia tanpa bantuan pemerintah agar generasi selanjutnya tidak kehilangan bukti sejarah. Dengan membuat blog, kita seperti punya arsip digital yang bisa diakses dimanapun dan kapanpun. Jangan lagi diulangi kesalahan para pendahulu kita yang tak punya rekam jejak.

2. Portofolio
Dengan memiliki blog, kita punya portofolio yang mudah diakses. Selain itu kita jadi punya nilai kreditbilitas yang tentunya sangat baik untuk dunia profesional. Di blog ini, Saya pasang link film Saya jika ada yang mau menontonnya, jika ingin melihat hasil foto Saya cukup klik link instagram Saya atau tinggal klik label "Portofolio" untuk beberapa tulisan Saya yang dimuat dimedia. Bahkan konten blog ini juga portofolio untuk Saya, dimana tak hanya tulisan, tapi juga beberapa gambar infographic yang Saya buat sebagai element pelengkap konten. Dinda, salah satu ilustrator muda, sering dapat client keren karena dia memasang beberapa karyanya di blog.

3. Milestone
Seperti yang Saya bilang diatas. Blog adalah rekam jejak kita. Kita bisa membaca isi pikiran kita dimasa lalu hanya tinggal klik. Waktu pertama kali nge-blog, tulisan Saya masih berantakkan, ga jelas apa yang mau disampaikan. Makanya cukup banyak post-post awal untuk blog ini yang Saya hapus. Dan gaya penulisan Saya saat ini juga sudah berubah dibandingkan 3 tahun yang lalu. Walaupun bertujuan untuk meninggalkan rekam jejak, sebaiknya pilih-pilih topik yang mau disampaikan, lebih pantas ditulis dalam diary atau di blog. Karena mengikuti perkembangan jaman, sekarang kalau mau posting blog juga Saya sertakan foto. Kalau dulu kan cuma berupa text saja.


Jika ada yang bilang blog bisa dijadikan sumber penghasilan, ya silahkan saja. Kalau Saya sendiri tidak terlalu berambisi untuk hal itu makanya Saya belum monetize blog ini. Saya mau konten di blog ini bersifat organic. Saya tak terlalu peduli dengan SEO method, Alexa Rank dan sebagainya. Karena tujuan Saya menulis blog hanya ingin berbagi. Jika Saya bisa menghasilkan uang dari blog ini, Saya anggap itu bonus saja.

Tuesday, July 26, 2016

[Review] Pureit



Saya ini dari kecil emang ga dibiasakan minum air galonan komersil. Saya minum air yang dimasak. Hehehe.... Kuno banget yaaa.... Dan ini jadi kebiasaan sampai sekarang. Saya ga terlalu pusing harus minum air komersil. Air yang Saya minum ya air yang berasal dari tempat tinggal Saya. Pasti kalian ada yang bertanya, "Emang bersih?". Nah, ini buktinya Saya sehat-sehat saja. Dan Saya punya kepercayaan kalau kita minum dari air yang berasal di tempat kita tinggal, akan membuat kita merasa lebih menyatu dengan lingkungan. Saya juga ga tinggal dilingkungan yang kumuh kok. Syukurnya dari dulu Saya selalu dapat tempat tinggal yang banyak pohonnya dan sumber airnya bersih.

Sejak  kost, untuk kebutuhan air minum, Saya selalu masak air. Sampai pada akhirnya merasa nggak praktis aja. Apa beli dispenser saja? Tapi atas nama pengiritan dan mikir nanti bakalan ribet mesti angkat-angkat galon dan narik-narik colokkan, Saya mengurungkan niat. Saya kepikiran untuk beli Pureit. Tagline minum langsung dari air keran terus mengiang-ngiang ditelinga Saya. Dan pakai Pureit juga sesuai dengan Frugal Lifestyle. Irit dan Go Green karena mengurangi pemakaian listrik dan pemanas air. Langsung Saya pergi ke Hypermarket dan beli satu yang tipe Classic 9liter warna merah marun, biar matching sama color ambiance kamar Saya. Hehehe. Pada tahun 2014 Saya beli 600 ribu lebih.


Sampai hari ini berarti sudah hampir 2 tahun Saya menggunakan Pureit. Jadi kalau mau bikin minuman panas, Saya mengandalkan ketel listrik. Jadi ga ada tuh drama-drama kehabisan air galon di warung. Hahahaha. Selama 2 tahun itu Saya baru sekali mengganti Germkill Kit. Germkill Kit bawaan dari Pureit waktu beli untuk pemakaian Saya yang tinggal sendiri ini cukup untuk 1,5 tahun. Pemakaian air Saya setiap harinya sekitar 10 gelas.

Nah, kali ini Saya mau cerita saat Saya mengganti Germkill Kit. Saya beli waktu itu harganya satu paket 180 ribuan. Terus Saya juga beli saringannya seharga 20 ribu (saringan dijual terpisah). Saat mengganti germkill kit ini, Saya juga harus membersihkan bagian dalam Pureit. Tapi tidak boleh menggunakan sabun. Saya menggunakan lap basah dan lap kering. Cara ganti germkill kit ada terlampir lengkap didalam kardusnya.


Tapi Saya sempat merasa kesulitan saat mengganti Germkill Kit ini. Saya perlu mengeluarkan tenaga yang cukup besar untuk mengganti setiap bagian germkill kit. Tapi bukanya juga mesti hati-hati sekali karena body Pureit yang agak ringkih. Pantas saja hampir disetiap halaman petunjuk ditulis "Anda harus menggunakan sedikit tenaga". Saya sampai curhat di facebook. Hehehe.



Untuk Saya yang tinggal sendiri, hemat pemakaian Pureit tidak terlalu terasa ya... Mungkin berguna sekali untuk yang berkeluarga. Saya hanya perlu menyiapkan budget tahunan untuk memberi Germkill Kit. Terakhir Saya cek harganya sudah 200 ribu lebih. Yasudahlah yaaa.... Kita kalo ke mall bisa habis lebih dari itu :P.
So far Saya happy dengan Pureit dan akan terus memakainya :)