Showing posts with label Portofolio. Show all posts
Showing posts with label Portofolio. Show all posts

Sunday, March 25, 2018

[Freebies] Download Instagram Story Template

Instagram Story Template free download


Sekitar satu bulan belakangan ini, Instagram story template lagi nge-hype banget. Itu lho... Dan ini seru banget, baik untuk kesenangan sendiri kalo lagi mager maupun sebagai cara promosi baru. Questioner ini berawal dari postingan instagram story yang dibuat oleh blogger asal Melbourne bernama Angle. Hasil kreatifitas cewek cantik ini langsung viral dan followers dia meningkat drastis dari 25k jadi 200k.

Banyak business profile yang ikut-ikutan bikin template untuk instagram story, termasuk Studio Antelope production house-nya Jason Iskandar. Saya ga mau kalah dong.... Hehehe. Kebetulan Saya lumayan senang bikin-bikin beginian.

In my opinion, hype ini memacu sangat memacu kreatifitas. Lumayan buat olahraga otak dan mengisi waktu luang.

Kalian bisa ikutan hype ini dengan download template bikinan Saya. Di Pinterest pastinya lebih gampang kalau ada update, jadi Saya ga perlu edit-edit lagi post ini.


Instagram story template versi Hari Film Nasional

Instagram Story Template Book Edition

Instagram Story Template Relationship Edition




Jangan lupa follow instagram Saya, yah! :)


Saturday, April 15, 2017

Behind The Scene Webseries PDKT



Sesuai janji Saya di postingan bulan lalu, Saya bakalan cerita proses produksi webseries PDKT by Alfamart. PDKT ini adalah project pertama Saya di tahun 2017. Walau media tayangnya untuk youtube bukan berarti proses kerjanya lebih mudah dan murah. Karena yang namanya produksi film akan melibatkan banyak orang dan peralatan. Kali ini Saya bekerja dibawah bendera Nation Pictures. Salah satu production house di Jakarta yang sudah membuat film-film terbaik, diantaranya Rumah Dara, Claudia Jasmine dan Mari Lari. Saya selalu berkomitmen akan selalu membuat film yang bagus secara production value. Dan Saya bersyukur sekali team Nation Pictures juga memiliki komitmen yang sama. Walau ini 'hanya buat youtube' , tapi orang-orang yang terlibat didalamnya sudah memiliki pengalaman di film.

PDKT ini ide ceritanya dari Paul Agusta, salah satu filmmaker hits di Indonesia. Scriptnya di tulis oleh Monji Atmodjo. Proses kreatif ini cukup singkat yakni kurang dari 1 minggu dapat approval dari pihak Alfamart, Kami sudah mulai bergerak untuk masuk ke Pra Produksi. Proses ini berjalan hanya 1 minggu sebelum syuting day. Kebayang dong gimana ribetnya. Mulai dari susahnya ngajak talent casting supaya datang langsung sampai orang sound yang tiba-tiba ga bisa ikut syuting karena pendarahan gigi. By the way, untuk proses casting ini cukup unik. Ternyata anak-anak jaman sekarang maunya cuma kirim video. Ga kayak waktu jaman Saya masih suka ikut casting, pasti antrian akan mengular di perkarang kantor. Dan.... Talent itu baru lock di H minus 2 syuting day. Terpilihnya pemain-pemain itu: Alya Putri, Ajun Perwira, Cindy Nirmala, Mike Ethan, Endy Arfian, Niken Ayu dan Stella Cornelia. Saya angkat topi untuk dept. casting, Mbak Nuni dan asistennya, Jojo. Berkat mereka kita bisa dapat pemain yang glam.



Yang namanya kericuhan saat Pra Produksi bahkan sepanjang produksi adalah hal yang sangat wajar. Saya sih ga mau dibawa stress dan memilih diam sejenak untuk mencari solusi. Jadi Saya tidak merasa terbebani, nikmati saja prosesnya. Akhirnya tiba hari syuting. Syuting interior kita ada di kafe Bangi Kelapa Gading Boulevard. Tempatnya cantik, instagramgenic deh. Seharin kita disana. Pada malam hari kita pindah ke Alfamart yang ada di sebelahnya lalu beranjak ke Ancol.

Ada drama saat kita syuting di Ancol. Kita disamperin sama pihak keamanan Ancol lengkap dengan mobil patrolinya. Padahal kita sudah bayar dan punya izin. Haduh....Kapan ya bisa syuting dengan nyaman di Jakarta tanpa mesti di palakin dan di kerecokin. Kita bayar ga murah lhooo. Ini diantaranya foto-foto behind the scene.


Menepi dulu dari set. Kopi mana kopi. Ini sutradaranya namanya Delon Tio


Foto diatas adalah take pertama dihari itu.Diperankan oleh Endy Arfian dan Alya Putri untuk Episode ke-3. Saya pertama kali ketemu Endy waktu dia masih umur 9 tahun kalau ga salah, waktu itu dia main di film layar lebar The Perfect House. Anak ini memang jago banget actingnya. Untuk PDKT kali ini, dia berhasil bermain 1x take untuk satu scene dengan pengambilan gambar sekitar 10 menit tanpa cut. Gila banget ini anak. He will be the big star. Semoga terus konsisten ya, Dek.... Bagus banget kamu tuh actingnya. Alya Putri juga oke actingnya. She's so adorable dan nyantai banget anaknya. Stella Cornelia dan Mike Ethan juga bagus actingnya. They are so quick to transform for the characters. Padahal Endy dan Stella ga sempat ikutan workshop karena jadwal yang padat banget.

Proses Dubbing untuk tambahan

Total pengerjaan webseries PDKT pas satu bulan. Fiuuuh bener-bener challenging. Walau ada dramanya, Saya jadikan pelajaran saja untuk project kedepannya. Yang pasti Saya harus selektif lagi untuk hire crew. Harus yang benar-benar profesional. Kalian bisa nonton 4 episode webseries PDKT di youtube. Ditunggu komentarnya :) Dan kalian bisa tanya-tanya ke Saya soal filmmaking.





Tuesday, July 19, 2016

Visual Storytelling Cara Baru Presentasi


Sejak tahun 2015, Saya mempelajari bagaimana membuat slide presentasi yang sesuai trend era digital. Lama-lama Saya jadi kerajingan. Semua keperluan presentasi atau marketing Saya buat dengan mengandalkan kekuatan visual. Bahkan Saya juga men-mendesign newsletter kantor lho. Setelah resign, Saya sempat berencana menjual konsep film. Saya buat ulang design presentasinya dengan konsep yang lebih visual.  Saya bukan designer profesional. Semua yang Saya buat hanya mengandalkan microsoft powerpoint dan publisher. Namun membuat design presentasi bukan hanya soal kemahiran design, tapi juga pemahaman isi konten apa yang mau disampaikan. 

Awal 2016, Saya mendapatkan klien pertama Saya dari salah satu PH terbesar di Indonesia. Saya diminta membuatkan design presentasi untuk konsep film mereka. Sejak saat itu, Saya menerima membuatkan design presentasi terutama untuk konsep film, jika ada waktu luang. Ya lumayan lah daripada Saya menghabiskan waktu Saya 10 jam hanya untuk nonton Utaraan dilanjut D'Academy :P.

Membuat design presentasi itu ada tips dan triknya supaya tampilannya dapat memukau audience. Namanya saja visual storytelling, pastinya harus memanjakan mata. Sama kayak bikin film. Coba bayangin kalo kamu nonton film tapi gambarnya ga dinamis, pasti kamu bakal keluar sebelum filmnya habis kan? 
Apa saja tips dan trick membuat visual presentation?

1. Tentukan Tema
Apa tema konten yang akan kamu sampaikan? Kalau bikin presentasi film, Saya menyesuaikan genre filmnya untuk membuat 'template'. Tentunya tampilan presentasi film komedi akan berbeda dengan presentasi untuk film drama religi. Siapkan semua materi dan data yang ingin ditampilkan dalam slide presentasi.

2. Foto atau Gambar
Ini adalah element terpenting dalam design presentasi. Fungsi foto atau gambar adalah untuk membangun emosi audience. Saya biasanya mengambil gambar dari Pexels. Kalau lagi niat banget, Saya suka bikin foto sendiri. Makanya Saya sering peka melihat keadaan sekeliling. Barangkali ada objek menarik yang bisa difoto. Lumayan jadi punya stock photo sendiri.



3. Font Yang Tepat
Font untuk layar beda dengan font untuk dokumen. Font untuk layar lebih baik gunakan jenis San Serif. Sifat font san serif lebih tegas daripada font serif. Karena layar sudah mengandung pixel dan pantulan cahaya, maka pilihlah font yang nyaman dilihat dilayar. Saya jarang sekali menggunakan font bawaan dari microsoft. Biasanya Saya download dari Dafont. Saya hanya menggunakan stylish font untuk cover dan itupun harus masih bisa dibaca, bukan untuk dipakai di body text.

  

4. Perhatikan Color Palette
Agar warna antara slide satu dan lainnya sepadan, perhatikan color palette. Jika perlu, atur juga kontras warna pada foto yang digunakan. Saya menggunakan online tools ini untuk mendapatkan color palette yang tepat. Nanti kita bisa bermain-main dengan warna yang kodenya telah disediakan. Jangan kaget kalau dapat warna baru ;) Dengan color palette tampilan slide akan lebih harmonis.

 

 5. Slide Is Not A Document
Seperti yang sudah dijelaskan point ke-3, slide itu berbeda dengan dokumen. Tujuan dari presentasi adalah membuat audience menyaksikan bukan membaca. Jika presentasi power point pada umumnya terlalu banyak text disetiap slide nya, saat ini sudah bukan jamannya lagi. Hindari bullet dan nomor-nomor yang membosankan itu. Gunakan kreatifitasmu. Buatlah hanya point-point penting.
Lagipula jika semua dijabarkan di slide, apa yang mau dipresentasikan lagi?


6. Simple
Keep it simple and clean.  Saat blog walking saja kita lebih suka melihat blog yang tampilannya simple dan ga berat dibuka. Begitu pula jika membuat presentasi. Jangan terlalu banyak memasang foto dalam satu slide dan jenis font yang berbeda. Ingat, The Power of 3. Cukup gunakan 3 warna dan font yang berbeda. Jika ingin memasang beberapa foto dalam satu slide, gunakan grid agar tampilan lebih rapi dan presisi. Jika ingin memakai lebih banyak warna, pastikan tidak lebih dari 5 warna. But 3 is the best.


7. Konsisten
Pastikan semua element-element diatas konsisten pada semua slide. Untuk contoh bisa dilihat gambar untuk point ke-6. Saya konsisten memakai font dan warna.


Dalam membuat visual presentasi, jangan terpaku sama template bawaan power point. Daripada download template baru, lebih baik investasikan kuota internet kamu untuk download foto dan clipart yang bagus.
Untuk referensi design, Saya biasanya lihat dari majalah atau tampilan web versi mobile. Karena banyak sekali design-design yang eye-catching dan modern. Untuk tools tambahan, Saya pakai Picsart di handphone dan Photoscape di laptop. Jadi harus rajin-rajin transfer file via Bluetooth juga. Jadi bikin visual presentation bukan soal harus pakai laptop paling canggih, tapi soal kreatifitas.

Namun yang terpenting saat presentasi adalah storytelling kita kepada audience. Percuma saja jika design slide sudah bagus tapi kita gagap saat tampil.

Kalau ada yang mau kasih kerjaan design proposal, boleh lho dioper-oper ke Saya ;). Ini beberapa design yang sudah Saya buat. Ada body text yang Saya tutup karena confidential. Sekali lagi, Saya bukan designer profesional dan Saya juga masih pakai window 7. Kalau buat design yang simple kayak dibawah ini, masih bisa kok :)








Friday, April 22, 2016

Artikel Di sisternet.co.id



Hahaha.... Waktu nulis ini sebenarnya ga serius-serius amat. Tulisan ini berawal dari kekaguman Saya sama Dian Sastro yang menimbulkan pertanyaan , "How she can be the most lucky lady in Indonesia?"Dan terrangkumlah alasan-alasan itu lewat tulisan ini . Saya telurusi forum online dan nonton beberapa videonya Dian di youtube. Yang paling Saya sukai dari Dian adalah dia bisa sukses karena murni dari kerjanya bukan sekedar sensasi. Btw, kalian bisa baca tulisan-tulisan yang berkaitan dengam dunia perempuan di  sisternet . Platform ini juga rutin lho mengadakan kegiatan seru bareng komunitas-komunitas perempuan lainnya. Silahkan sign up agar bisa share tulisan dan ikut kegiatan seru lainnya. Because sharing is caring.

*Tulisan ini bukan promo AADC 2 yah. Tapi hanya sekedar iseng. Tapi kalo Mbak Mirles nawarin bikin tulisan buat promo ya aku terima 

Monday, April 4, 2016

Another My Article on Majalah Kartini



Saya percaya, apa yang telah terjadi dalam hidup kita sudah diatur oleh semesta. Kita hanya tinggal mengasah kepekaan kehadiran kekuatan Tuhan melalui hati dan pikiran kita. Kemarin entah tiba-tiba Saya ingin kerumah teman Saya, Mbak Yaya. I need a friend to talk. I have to decide something, but I dont want to push it. I want to have a strong reason to take it. Jadi Saya kerumah teman Saya itu supaya lebih rileks. Ibunya Mbak Yaya ini langganan Majalah Kartini. Saya ingat pernah mengirim tulisan kesana pada bulan November 2015 untuk rubrik Setetes Embun dan Cerpen. Kemungkinan terbit dibulan Februari. Disana Saya menyortir majalah terbitan bulan Februari. Tapi Saya tak menemukan tulisan Saya. Saya pasrah dan berpikir, "Oh, emang ga dimuat kali". Saya menghabiskan waktu seharian di rumah Mbak Yaya. Saat adzan Magrib, Saya ke kamar mandi. Ada satu majalah dengan cover Titi Kamal dan Asti (Ardina Wirasti). Saya ambil majalah itu dan Saya baca-baca. Hingga tiba di satu halaman, judulnya seperti tulisan Saya, lalu Saya lihat pojok kiri bawah halaman, tertera nama Saya disitu. Wow!! Mungkin kalau kemarin Saya ga kerumah Mbak Yaya atau mengambil majalah itu dari toilet, Saya ga akan tahu kalau tulisan Saya dimuat di Majalah Kartini. Dipagi hari sebelum kerumah Mbak Yaya, batin Saya berucap ," You sure will go there? Why dont just stay at home? But well.... Just enjoy the feeling. Go! Maybe you will get something. Everything happen for a reason".

Sebenarnya Saya sudah hampir tak memikirkan tulisan Saya akan terbit di Majalah Kartini atau tidak. Bahkan Saya sudah mempostingnya (versi original)  Di sini  pada tanggal 21 Februari 2016. Dan tulisan Saya itu terbit di Majalah Kartini edisi 04-18 Februari 2016. I'm so happy. Setelah  Magdalene.co kini giliran media yang lebih besar memuat tulisan Saya. It's like another cool portofolio 🙌 . And.... It feels really good I can write something inspiring and get publish for every women out there .I can not waiting for another opportunity.


Thursday, March 24, 2016

My Article on Magdalene.co



Suatu siang saat Saya sedang buka-buka timeline twitter, Saya membaca tweet dari  Magdalene judul dari tulisan Saya. Rasanya seneeeenggg banget karena ini kali pertama tulisan Saya dimuat untuk media massa.  magdalene.co adalah website yang concern dengan isu perempuan dan pandangan hidup. I love to read their article makanya Saya coba kirim tulisan kesana. Well.... Ini sebenernya curhatan Saya 😁 (curhat ga tanggung-tanggung langsung ke media massa).

Tapi yang bikin Saya happy adalah Saya bisa menyeruakan pendapat Saya dan memberi inspirasi kepada orang banyak untuk mencintai dirinya sendiri. Karena masih banyak orang yang tidak memiliki kepercayaan diri sehingga terus sembunyi dibalik kekurangannya. Manusia tidak ada yang sempurna. Namun jangan jadikan kekurangan menghalangi diri kita untuk berkembang menjadi manusia yang lebih baik.

Komentar para pembaca maupun dari teman-teman membuat Saya sadar, banyak orang yang mengalamai body shaming. Dan dengan tulisan ini, banyak orang yang merasa ikut tersuarakan. Kita bisa memutus mata rantai pandangan tentang body shaming dimulai dari diri sendiri.

Untuk lebih lengkapnya, bisa baca  disini