Kamis, 08 Desember 2011

"Proyek Idealis?" My Ass!

Sorry if the title too rude.

Kemarin memang gue discuss sama para film maker tentang penurunan jumlah penonton Film Nasional. Dan sempat dibahas juga masalah harga. You know what I mean, karena menurut gue dan juga teman2 lainnya, ada harga ada kualitas. Bikin film itu ga asal jadi. Kebanyakan orang sekarang pada banting harga. Dampaknya? Kualitas itu sendiri. Hal ini sangat berpengaruh terhadap industri kreatif Indonesia.


So para producer, bayar lah dengan layak para kru. Sekarang jika kita bicara soal "Proyek Idealis" dengan beranggapan berapapun bayarannya, yg penting berkarya, ITS TOTALLY WRONG! Sekarang kita gimana mau mengajak para penonton, ya dibalikin aja, kenapa ga sekalian kita kasih mereka nonton gratis? Got the point! Karya tetap harus dihargai! Jangan berlindung pada kata-kata idealis.


Penonton makin sedikit yg ke bioskop, membuat kita para film maker bingung untuk approaching ke investor. Banyak orang yg punya konsep bagus, but bussiness is bussiness. Gimana kita mau buat projection dengan keadaan seperti ini? Para film maker juga sedang bingung, mau gimana lagi memajukan film Indonesia. Harapan kita ya cuma penonton. Makanya sampai ada gerakan #kamiskebioskop.


So, please... Jangan rusak perjuangan kita. bayar karya kita dengan layak. Banyak yg harus dipikirkan seorang producer untuk membuat sebuah film.



Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Tidak ada komentar:

Posting Komentar