Minggu, 31 Agustus 2014

Dedikasi

Ada hal yang Saya sesali saat menjalani pekerjaan selama ini. Saya merasa kurang berdedikasi. Oke, Saya datang tepat waktu. Dalam satu Tahun paling hanya 2 hari izin, bahkan pernah selalu masuk kantor. Saya tidak menipu tempat Saya bekerja. Semuanya memang tidak ada masalah.
Tapi Saya menyesal Saya kurang memberikan hati Saya untuk pekerjaan Saya. Karena berpikir Saya bekerja untuk membayar bill. Saya berpikir pekerjaan itu tidak akan membawa Saya kemana-mana, tidak bisa membawa Saya ke mimpi besar Saya.

Saya menyesal.

Saat ini Saya berpikir. Pekerjaan apapun itu hendaknya dilakukan dengan hati yang tulus. Setiap orang memang mempunyai mimpi. Setiap orang mungkin merasa berada ditempat yang salah. Tapi jika kita memberikan dedikasi kita ke pekerjaan itu dan terus bergerak meraih mimpi, kita akan mendapatkan kepuasan yang luar biasa. Jika kita bisa berpikir positif, mungkin banyak hal yang harus kita pelajari dulu sebelum kita menggapai mimpi. Jalan pasti akan terbuka jika kita ikhlas menjalani hidup ini.
Saya meyakinkan diri dengan membaca profil orang-orang yang sukses memiliki karir cemerlang. Kuncinya satu, dedikasi. Mereka memberikan yang terbaik. Karena itulah keikhlasan berhasil membawa mereka ke posisi puncak.
Saya berjanji. Bulan September nanti adalah babak baru dalam karir Saya. Saya ingin memberikan yang terbaik, bekerja dengan hati ikhlas. Karena mimpi besar tak akan tercapai tanpa kebesaran hati