Tuesday, February 5, 2019

Hanya Lulusan SMA Juga Bisa Sukses

hanyalulusansmajugabisasukses

Mungkin banyak orang yang tidak tahu, kalau Saya ini hanya lulusan SMA. Saya lulus tahun 2007, dan ga lama langsung bekerja di 21 cineplex untuk divisi film nasional. Jika dihitung, kurang lebih Saya sudah bekerja selama 11 tahun, tanpa merasakan duduk di bangku kuliah.



Awalnya dulu Saya berniat setelah 1 tahun kerja, Saya mau ambil kuliah kelas karyawan. Tapi pada akhirnya, duit Saya pribadi tidak cukup jika untuk membayar biaya kuliah dan tenaga Saya terkuras untuk pekerjaan kantor. Mengingat saat itu film Indonesia sedang bagus-bagusnya. Jika tidak bekerja dengan cekatan, bukan bos yang memarahi, tapi para produser itu yang akan komplain karena pembayaran lama.

Sampai pada akhirnya, Saya benar-benar malas untuk kuliah. Dan sebagai lulusan SMA, saat itu gaji dan bonus Saya sudah cukup besar, bahkan dibanding lulusan S1. So, I enjoy my life a lot. Punya kenalan dengan orang-orang terkenal di film, undangan party yang selalu ada and countless movie premier. 

Maka dari itu, Saya akan cukup tersinggung jika ada orang yang meremehkan lulusan SMA. Dan juga kesal jika ada orang yang hanya lulus SMA tapi membatasi pikirannya kalau dia ga bisa sesukses sarjana. Padahal jika Saya lihat, banyak kok sarjana yang under-qualified di dunia kerja. Penyebanya karena individunya memang malas, ditambah kurikulum pendidikan Indonesia yang kurang siap menciptakan professional sesuai tuntutan industri. Saya pun mengenal beberapa orang yang hanya lulus SMA tapi mampu bersaing di dunia kerja era global ini.

Banyak orang yang kuliah sekedar dapat gelar tanpa meresapi ilmu yang didapat. Sayang sekali, waktu 4 tahun seperti terbuang begitu saja. Gelar itu hanya 1 akses untuk kesuksesan. Jika tak punya skill, maka akses kesusksesan lainnya mustahil akan terbuka.

Apa rahasianya agar lulusan SMA bisa bersaing di dunia kerja?

Faktor utama adalah, JANGAN MALAS untuk belajar terus. Ingat, orang yang lulusan SMA, tidak punya kesempatan belajar lebih lama dibanding orang yang kuliah. Maka dari itu, selalu pelajari ilmu baru, terutama communication skill. Kenapa? Karena kemampuan ini yang paling penting untuk membuka kesempatan kita. Jika bahasa Inggris Kamu belum bagus, perbaiki. Jika sudah bisa berbahasa Inggris, pelajari bahasa lain. Kalian bisa beli buku self development. Jangan pelit beli buku karena itu adalah investasi untuk diri kita. Dengarkan podcast untuk pengembangan karir. Datang ke seminar.

Saya sampai saat ini masih terus belajar banyak hal, baik hard skill maupun soft skill. Dulu Saya ga tau apa itu elevator pitch. Sampai Saya pelajari dan praktekkan. Saya buta soal digital marketing, akhirnya sedikit demi sedikit Saya pelajari. Kemampuan storytelling Saya buruk, padahal itu penting saat presentasi ke client, Saya perbaiki terus, dari intonasi suara sampai penyusunan kalimat. Hal-hal seperti ini yang banyak orang tidak mau perbaiki. Zaman berjalan sangat cepat, saingan semakin berat. Perusahaan cenderung lebih memilih lulusan luar negeri karena mereka lebih kompeten.

Buat adik-adik yang baru lulus SMA tapi terhalang kesempatan untuk kuliah, jangan kecil hati. Jika masih menunggu panggilan kerja, lebih baik ambil kursus agar ada nilai plus saat melamar kerja, atau malah menambah skill baru sebagai sumber penghasilan. Jika sudah punya penghasilan sendiri, atur uang dengan benar. Hitung berapa biaya kuliahmu. Jangan terlalu tergoda ajakan hedon teman-teman agar tidak boros. Pengorbanan itu selalu membuahkan hasil. Sadar diri kondisi Kamu mungkin belum sebaik mereka. Fokus menggapai goals. Setiap orang punya prosesnya masing-masing, ikhlas saja dijalani.

Selain skill, ada faktor lain yang bisa membantu kita menapaki tangga kesuksesan, yaitu networking. Jika Kamu mau sukses, bergaul lah dengan orang sukses dan memiliki mental ingin maju. Cari mentor untuk membantu Kamu mempelajari hal-hal baru yang dibutuhkan dalam bekerja. Pada umumnya orang-orang sukses ini bersikap selayaknya orang-orang yang berpendidikan bagus. Tiru sikap tersebut, agar mereka nyaman ngobrol denganmu. Perhatikan tutur kata dan sikap tubuh. Apalagi saat ini zamannya social media, kurang-kurangi postingan yang bikin Kamu terlihat alay. You have to represent yourself as a competent person. 

Semua hal diatas memang tak mudah, tapi jika dijalani tentu akan memberikan manfaat besar untuk kita. Karena pada akhirnya, hanya diri sendiri yang menentukan kesuksesan.





No comments:

Post a Comment